Jumat, 31 Juli 2026

KUA Gondomanan dan SDN Sayidan Teken MoU Program Madrasah Diniyah


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Kantor Urusan Agama (KUA)  Gondomanan menjalin kerja sama dengan SD Negeri Sayidan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) penyelenggaraan Program Madrasah Diniyah. Penandatanganan yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Gondomanan pada Jumat (31/7/2026) ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter peserta didik sejak usia dini.

MoU ditandatangani oleh Kepala KUA Gondomanan bersama Kepala SD Negeri Sayidan serta disaksikan oleh Penyuluh Agama Islam dan jajaran sekolah. Melalui kerja sama tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan akan melaksanakan pembinaan secara berkala di SD Negeri Sayidan selama Tahun Ajaran 2026/2027. Program yang dilaksanakan meliputi Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an (PBHQ) dan pembinaan Aqidah Akhlak sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.



Kepala KUA Gondomanan menyampaikan bahwa sinergi antara KUA dan satuan pendidikan merupakan implementasi tugas Kementerian Agama dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an serta membangun karakter generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan moderat. Sementara itu, Kepala SD Negeri Sayidan mengapresiasi kerja sama tersebut dan berharap program Madrasah Diniyah dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an serta membentuk akhlak peserta didik selama proses pembelajaran.

JARING ASPIRASI KARYAWAN MELALUI METODE ON THE SPOT, WUJUDKAN BANGUNAN MULTI KUALITAS UNGGUL


 

YOGYAKARTA – Ada yang berbeda dengan suasana Musyawarah Kerja (Musker) internal Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta, pada Kamis (31/07/2026). Pimpinan dan seluruh karyawan, mulai dari penghulu, staf, hingga penyuluh agama, menggelar rapat koordinasi langsung (on the spot) di titik lokasi yang akan menjadi target pembangunan kantor.

Aksi turun langsung ke lapangan ini sengaja dilakukan untuk menjaring aspirasi dan masukan riil dari para pegawai. Langkah ini dinilai lebih efektif agar seluruh personel bisa melihat langsung kondisi spasial dan memberikan gambaran tata ruang yang akurat terkait dua proyek utama: perluasan ruang penyuluh agama dan pengadaan studio podcast edukasi.

Saat ini, kapasitas ruang penyuluh di KUA Gondomanan dinilai kurang memadai dibanding jumlah personel yang ada. Melalui rembuk langsung di area proyek, para penyuluh bisa menyampaikan langsung kebutuhan tata letak meja kerja dan sirkulasi udara yang ideal demi menunjang kenyamanan tugas mereka.

Selain ruang kerja, area calon studio podcast juga menjadi sorotan utama dalam tinjauan lapangan tersebut. KUA Gondomanan berkomitmen menghadirkan ruang penyiaran digital yang representatif sebagai pusat edukasi keagamaan dan penyiaran informasi layanan bagi masyarakat Gondomanan secara modern.

"Sengaja kita bahas langsung di lokasi calon bangunan agar semua pegawai punya bayangan yang sama. Kami ingin ruang penyuluh yang baru nanti benar-benar fungsional karena personelnya banyak. Begitu juga dengan studio podcast, tata letak akustik dan estetikanya kita rancang bersama sejak awal di tempat ini," ujar Kepala KUA Gondomanan di sela-sela peninjauan.

Melalui pendekatan partisipatif langsung di lokasi ini, diharapkan cetak biru (blueprint) pembangunan KUA Gondomanan dapat segera dieksekusi dengan matang. Hasil pembangunan ini ditargetkan mampu meningkatkan kenyamanan internal pegawai sekaligus mendongkrak inovasi layanan keagamaan di Kota Yogyakarta (by. Mhd)

KUA Gondomanan Rutin Gelar Gemah Asri, Wujudkan Ekoteologi melalui Aksi Menanam Timun



YOGYAKARTA — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan kembali melaksanakan kegiatan Gemah Asri (Gerakan Membangun Harmoni Asri) pada Jumat, 31 Juli 2026, di lingkungan kantor KUA Gondomanan. Seluruh pegawai mengikuti kegiatan kerja bakti yang dirangkaikan dengan penanaman tanaman timun sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, hijau, dan produktif. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Jumat pagi sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Pelaksanaan Gemah Asri sejalan dengan implementasi ekoteologi, yaitu penguatan nilai-nilai keagamaan yang mendorong tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi untuk menjaga, merawat, dan melestarikan alam. Melalui aksi sederhana seperti membersihkan lingkungan dan menanam tanaman produktif, KUA Gondomanan berupaya menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kepala KUA Gondomanan menyampaikan bahwa budaya menjaga kebersihan dan penghijauan harus terus dipelihara sebagai bagian dari etos kerja aparatur Kementerian Agama. Diharapkan kegiatan Gemah Asri tidak hanya menciptakan lingkungan kantor yang nyaman dan asri, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun budaya peduli lingkungan serta memperkuat semangat ekoteologi di tengah masyarakat.

Kamis, 30 Juli 2026

Mendedikasi Senja dan Sela Dagangan, KUA Gondomanan Hadirkan Pembelajaran Al-Qur'an di Masjid Muttaqien Beringharjo


YOGYAKARTA — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan terus memperkuat pembinaan keagamaan melalui program belajar Al-Qur'an di Masjid Muttaqien Pasar Beringharjo, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti para pedagang pasar dan pensiunan dari berbagai wilayah Kota Yogyakarta yang bersama-sama mempelajari Iqra' dan Al-Qur'an dalam suasana yang hangat, tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Program ini menjadi wujud pelayanan keagamaan yang inklusif sekaligus pendekatan jemput bola KUA Gondomanan kepada masyarakat. Mengingat lokasi Pasar Beringharjo berada di wilayah kerja KUA Gondomanan, pembelajaran rutin ini memberikan kesempatan bagi para pedagang untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an di sela aktivitas berdagang, sementara para pensiunan memperoleh ruang silaturahmi dan pembinaan spiritual di masa purnatugas.

Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga membangun semangat belajar sepanjang hayat serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjadikan Masjid Muttaqien sebagai pusat pembinaan keagamaan yang memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penyuluh Agama Islam Gondomanan Ikuti “Sosialisasi Program Tim Penggerak Ekoteologi



YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan turut aktif mengikuti kegiatan SISAPA (Siaran Sapa Pagi) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta secara daring melalui Zoom Meeting.

Pada edisi kali ini, SISAPA mengusung tema “Sosialisasi Program Tim Penggerak Ekoteologi”, sebuah gagasan strategis yang memadukan pemahaman nilai-nilai keagamaan dengan komitmen pelestarian lingkungan hidup.

Melalui pemaparan para narasumber, dijelaskan pentingnya peran para penyuluh dan jajaran Kemenag dalam mengedukasi masyarakat mengenai Ekoteologi. Agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan sesama manusia, tetapi juga mencakup tanggung jawab moral untuk menjaga, merawat, serta melestarikan bumi dan lingkungan sekitar.

Penyuluh Agama Islam Gondomanan menyambut baik sosialisasi ini dan siap menindaklanjuti program Ekoteologi ke tengah-tengah masyarakat. Diharapkan, pesan-pesan kepedulian lingkungan dapat disisipkan secara konsisten dalam setiap bimbingan dan penyuluhan (bimwin) maupun majelis taklim di wilayah Kemantren Gondomanan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Kemenag Kota Yogyakarta untuk mewujudkan "Kemenag Berdampak" serta mendukung gerakan lingkungan berbasis kepedulian umat secara berkelanjutan.

Penyuluh Gondomanan Melayani Konsultasi Syarat dan Persiapan Nikah


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Bertugas dalam jadwal piket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota Yogyakarta pada Kamis (30/7/2026), Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., secara aktif memberikan layanan bimbingan dan konsultasi mengenai persyaratan administrasi serta persiapan pernikahan bagi Calon Pengantin (Catin).

Layanan terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta untuk mempermudah akses informasi dan pelayanan keagamaan di ruang publik. Melalui booth Kemenag yang berlokasi di MPP Balaikota, masyarakat dapat berkonsultasi secara tatap muka dengan suasana yang aman, nyaman, dan fleksibel.

Dalam sesi pelayanan tersebut, Astuti, S.H.I. memberikan panduan komprehensif mengenai kelengkapan berkas administrasi pendaftaran nikah yang harus dipenuhi, prosedur alur pendaftaran, hingga pembekalan mengenai kesiapan fisik, mental, dan spiritual calon pengantin. Selain itu, ditegaskan pula pentingnya membangun fondasi ketahanan keluarga yang berlandaskan pada pemahaman hak dan kewajiban pasangan secara matang.

Melalui hadirnya piket pelayanan secara bergilir di MPP Balaikota Yogyakarta ini, diharapkan masyarakat Kota Yogyakarta dapat dengan mudah memperoleh kepastian informasi hukum keagamaan serta bekal awal yang kuat dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

KUA Gondomanan dan Bimas Islam Kemenag Kota Jogja Verifikasi Arah Kiblat Masjid Al-Ikhlas


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan bersama  Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta melaksanakan verifikasi dan kalibrasi arah kiblat di Masjid Al-Ikhlas, Prawirodirjan, Gondomanan, pada Kamis (30/7/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan keakuratan arah hadap salat bagi para jamaah, sekaligus memberikan kepastian hukum syar'i dalam tata kelola fasilitas tempat ibadah di wilayah Gondomanan.

Proses verifikasi yang berlangsung sejak pagi hari ini memanfaatkan metode pengukuran astronomis azimuth matahari. Tim gabungan berupaya maksimal mengoptimalkan momen jatuhnya sinar matahari untuk menentukan titik presisi kiblat, hingga menyusuri celah-celah sinar matahari yang masuk ke dalam gang padat di sekitar lingkungan masjid.

Kepala KUA Gondomanan menyampaikan bahwa akurasi arah kiblat merupakan salah satu aspek pelayanan keagamaan yang sangat krusial bagi masyarakat. Pengukuran ini juga menjadi bagian dari pendataan tata ruang rumah ibadah agar sesuai dengan standar ketetapan Kementerian Agama.

Pengurus Takmir Masjid Al-Ikhlas menyambut positif pendampingan dan verifikasi lapangan ini. Dengan dilakukannya penentuan titik kiblat secara resmi oleh pihak pakar dari Kemenag Kota Yogyakarta, jamaah kini dapat menjalankan ibadah salat dengan lebih tenang dan mantap.

Rabu, 29 Juli 2026

Penyuluh KUA Gondomanan dan Guru SDN Sayidan Rancang Program Baca Al-Qur'an


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) – Dalam upaya menuntaskan buta huruf Al-Qur'an di kalangan pelajar sekolah dasar, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menggelar pertemuan koordinasi bersama jajaran guru SD Negeri Sayidan pada Selasa (28/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di kompleks SDN Sayidan ini fokus merumuskan rancangan kerja sama program pengentasan buta huruf Al-Qur'an bagi para siswa.

Langkah kolaboratif ini dilatarbelakangi oleh kepedulian bersama terhadap pentingnya fondasi keagamaan dan pembentukan karakter anak sejak dini. Melalui program ini, KUA Gondomanan dan SDN Sayidan berkomitmen menghadirkan metode pembelajaran Al-Qur'an yang efektif, interaktif, dan ramah anak.

Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi nyata antara lembaga keagamaan dan instansi pendidikan formal di wilayah Kemantren Gondomanan. Harapannya, pendampingan belajar Al-Qur'an yang terstruktur dapat membantu siswa yang belum lancar atau belum bisa membaca Al-Qur'an agar mampu menderas dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.

Pihak sekolah dan para guru SDN Sayidan menyambut hangat serta mengapresiasi inisiatif kolaborasi ini. Kerja sama ini dinilai sangat membantu program pendidikan agama Islam di sekolah, sekaligus menjadi wadah pembinaan akhlak mulia bagi generasi muda di wilayah Gondomanan.

Rencana program kerja sama ini nantinya akan mencakup pemetaan (mapping) kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, penyusunan jadwal pendampingan rutin, hingga evaluasi berkala untuk memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan yang optimal.

Dengan adanya sinergi ini, KUA Gondomanan dan SDN Sayidan berharap dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedekatan dan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur'an.

Perkuat Strategi Dakwah Era Modern, Penyuluh KUA Gondomanan Hadiri Rapat Tindak Lanjut YPPIM DIY


 

​YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., menghadiri agenda rapat strategis yang digelar oleh Yayasan Pusat Pengembangan Islam Mataram (YPPIM) DIY pada Rabu , 29 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat YPPIM, Gedung Monumen MTQ XVI, ini bertujuan untuk membahas keberlanjutan program kerja pasca-dilaksanakannya Workshop "Revitalisasi dan Relevansi Metodologi Dakwah Masa Kini: Teori dan Praktik". Kehadiran Achmad Muslih menjadi bentuk komitmen nyata KUA Gondomanan dalam mendukung penyelarasan metode bimbingan keagamaan di wilayah Yogyakarta.

​Dalam sesi pembahasan yang dipandu oleh Bapak Dwi, suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh semangat kebersamaan. Beliau menegaskan pentingnya kesadaran kolektif seluruh elemen yang terlibat untuk mengambil peran aktif dalam penyiaran Islam. "Kita semua pada hakikatnya merupakan juru dakwah YPPIM. Oleh karena itu, dakwah yang kita sampaikan harus senantiasa adaptif dan mampu mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan serta dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat modern," ujar Bapak Dwi saat memandu jalannya kegiatan.


​Menanggapi arahan tersebut, Achmad Muslih, S.Hum., menyambut baik kolaborasi antara penyuluh agama di tingkat kecamatan dengan lembaga keislaman seperti YPPIM. Melalui sinergi ini, hasil perumusan materi dan metode dakwah terkini diharapkan tidak berhenti pada tataran teori, melainkan dapat langsung diimplementasikan dalam penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Gondomanan dan sekitarnya.(muslih)

Awali Tahun Ajaran Baru, Penyuluh KUA Gondomanan Gelar Rakor Pengajar MDA Al-Qur'an di SDN Pujokusuman



Yogyakarta — Mengawali tahun pelajaran 2026/2027, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Suhartanto, S.Ag., memimpin rapat koordinasi bersama para pengajar Madrasah Diniyah Al-Qur'an (MDA) di SDN Pujokusuman, Kemantren Mergangsan, pada Rabu (29/07/2026). Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program pembelajaran sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama Kota Yogyakarta di bidang pemberantasan buta baca dan tulis Al-Qur'an bagi peserta didik usia sekolah.

Dalam arahannya, Suhartanto menyampaikan bahwa pada awal tahun pelajaran baru, MDA SDN Pujokusuman akan memfokuskan kegiatan pada pemetaan kemampuan awal peserta didik. Melalui asesmen tersebut, para pengajar dapat mengetahui sejauh mana kemampuan membaca maupun menulis huruf Al-Qur'an, khususnya penguasaan Iqra', sehingga proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing peserta didik. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.


Rapat koordinasi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarpengajar dalam mewujudkan layanan pendidikan Al-Qur'an yang berkualitas. Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik, KUA Gondomanan optimistis program pemberantasan buta baca dan tulis Al-Qur'an di lingkungan sekolah dasar dapat berjalan optimal serta memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi Qur'ani yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Dampingi Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an bagi Personel Polsek Gondomanan


Yogyakarta (KUA Gondomanan) — Sebagai wujud sinergi dalam penguatan pembinaan mental spiritual aparatur negara, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan mendampingi pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an (PBHQ) bagi personel Polsek Gondomanan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitul Mustaqim, kompleks Polsek Gondomanan, pada Rabu (29/7/2026).

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an bagi anggota kepolisian melalui pembelajaran yang sistematis, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, penerapan kaidah tajwid dasar, hingga peningkatan kelancaran membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Tim Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan memberikan pendampingan dengan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan mudah dipahami, sehingga proses belajar berlangsung dalam suasana yang hangat, nyaman, dan penuh semangat.


Kapolsek beserta jajaran Polsek Gondomanan menyampaikan apresiasi atas kontribusi KUA Gondomanan dalam mendukung pembinaan keagamaan bagi personel kepolisian. Kegiatan ini dinilai memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter personel yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki ketenangan batin dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, KUA Kemantren Gondomanan dan Polsek Gondomanan berharap sinergi pembinaan keagamaan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan aparatur yang profesional, humanis, dan religius.


Selasa, 28 Juli 2026

Kendalikan Emosi, Raih Kemuliaan: Penyuluh Agama KUA Gondomanan Sampaikan Tausiyah tentang Menahan Amarah di MT. Muttaqien


 

Yogyakarta, Selasa (28/7/2026) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Suhartanto, S.Ag., memberikan tausiyah dalam kegiatan rutin Majelis Taklim (MT) Muttaqien yang diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Masjid Muttaqien Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. Kegiatan yang diikuti oleh jamaah majelis taklim ini berlangsung dengan khidmat sebagai bagian dari pembinaan keagamaan guna meningkatkan kualitas keimanan dan akhlak umat.


Dalam tausiyahnya, Suhartanto, S.Ag. menyampaikan materi mengenai pentingnya menahan amarah sebagai salah satu wujud ketakwaan dan akhlak mulia seorang muslim. Ia menjelaskan bahwa kemampuan mengendalikan emosi bukanlah tanda kelemahan, melainkan bukti kekuatan seseorang dalam mengendalikan hawa nafsu. Mengutip nilai-nilai ajaran Islam, ia mengajak jamaah untuk membiasakan diri bersikap sabar, memperbanyak istigfar, serta mengedepankan sikap bijaksana dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis di lingkungan keluarga maupun masyarakat.


Melalui kegiatan pembinaan ini, KUA Kemantren Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan penyuluhan agama yang edukatif, aplikatif, dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Diharapkan, materi yang disampaikan tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga mendorong jamaah untuk mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mengendalikan amarah, mempererat ukhuwah, dan mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, serta berakhlakul karimah.

PUSAKA SAKINAH KUA Gondomanan: “Menguatkan Ketahanan Keluarga, Membangun Peradaban Bangsa”


 

Yogyakarta (Humas) — Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa, KUA Gondomanan melalui Program PUSAKA SAKINAH (Pusat Layanan Keluarga Sakinah) menyelenggarakan kegiatan pembinaan keluarga di Kelurahan Prawirodirjan pada Senin (28/6/2028). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pembinaan keluarga yang edukatif, preventif, dan berkelanjutan hingga ke tingkat masyarakat.

Kepala KUA Gondomanan dalam penyampaiannya mengajak masyarakat membangun keluarga sakinah melalui pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keluarga yang kokoh lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara istiqamah, yaitu senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT, mengawali masuk rumah dengan menyebut nama Allah, membiasakan membaca Al-Qur'an di rumah, memuliakan tamu, menjaga lisan dari perkataan yang menyakiti, memberi manfaat bagi tetangga dan sesama, serta menumbuhkan kasih sayang di antara seluruh anggota keluarga.

Ia menegaskan bahwa ketahanan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab setiap rumah tangga, tetapi juga merupakan investasi sosial yang menentukan kualitas generasi penerus dan kemajuan bangsa. Oleh karena itu, pembinaan keluarga harus terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Melalui Program PUSAKA SAKINAH, KUA Gondomanan berkomitmen menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada administrasi perkawinan, tetapi juga pada pendampingan dan penguatan keluarga agar mampu mewujudkan rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan berakhlak mulia. Diharapkan, nilai-nilai keluarga sakinah yang terus ditanamkan akan menjadi pondasi lahirnya masyarakat yang rukun, sejahtera, dan berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa(by. Mhd).

Senin, 27 Juli 2026

Awali dengan keberkahan melalui Tadarus Al-Qur'an Sebelum Rakordasi


YOGYAKARTA — KUA Kemantren Gondomanan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang religius dan berintegritas. Pada Senin pagi (27/07/2026), Kepala KUA Gondomanan memimpin langsung kegiatan tadarus Al-Qur'an bersama seluruh jajaran pegawai sebelum dimulainya Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakordasi) mingguan.

Kegiatan membaca Al-Qur'an bersama ini bertempat di ruang rapat KUA Gondomanan dan diikuti dengan khidmat oleh seluruh staf. Suasana penuh keheningan dan kekhusyukan terasa saat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an bergema mengawali pekan.

Kepala KUA Gondomanan menyampaikan bahwa kebiasaan mengawali aktivitas pekanan dengan tadarus merupakan bagian dari upaya spiritual untuk memohon kelancaran, keberkahan, serta petunjuk Allah SWT dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik sepanjang minggu.

Usai pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama yakni Rapat Koordinasi Mingguan (Rakordasi). Dalam rapat tersebut, jajaran KUA Gondomanan membahas evaluasi capaian kinerja pekan sebelumnya serta menyusun prioritas pelayanan publik dan program keagamaan yang akan dilaksanakan selama sepekan ke depan.

Melalui pembiasaan budaya positif ini, KUA Gondomanan terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, ramah, dan bernilai ibadah bagi seluruh masyarakat Gondomanan dan sekitarnya.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Perkuat Literasi Al-Qur'an Siswa SD Vidya Qasana melalui Madrasah Diniyah


 

Yogyakarta – Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Samlawi Ersyad, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur'an Madrasah Diniyah Al-Qur'an bagi siswa kelas V SD Vidya Qasana pada Senin, 27 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 30 siswa ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, Samlawi Ersyad, S.Ag. memberikan pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif. Materi yang disampaikan meliputi pembiasaan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, penguatan adab terhadap Al-Qur'an, serta motivasi untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pembelajaran berlangsung tertib dan penuh antusias, dengan partisipasi aktif dari seluruh siswa yang mengikuti kegiatan.

Samlawi Ersyad, S.Ag. menyampaikan bahwa pembinaan Al-Qur'an di lingkungan sekolah merupakan investasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memiliki karakter religius. Melalui sinergi antara KUA Gondomanan dan lembaga pendidikan, diharapkan pembelajaran Al-Qur'an dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cakap dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi keimanan dan akhlak yang kuat.

KUA Gondomanan Hadiri Rapat Integrasi Pelayanan Primer, Perkuat Sinergi Layanan untuk Masyarakat


Yogyakarta – Kepala KUA Kemantren Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menghadiri undangan Rapat Integrasi Pelayanan Primer (ILP) yang diselenggarakan oleh Kemantren Gondomanan pada Jumat, 24 Juli 2026. Kehadiran KUA Gondomanan dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan publik yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berdasarkan surat undangan dari Kemantren Gondomanan, rapat dilaksanakan di Pendopo Kemantren Gondomanan dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas penguatan kolaborasi antarinstansi melalui konsep Integrasi Pelayanan Primer sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh. Keterlibatan KUA Gondomanan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga pembinaan kehidupan keagamaan, ketahanan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat melalui koordinasi yang berkesinambungan.



Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di tingkat kemantren. KUA Gondomanan berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Jumat, 24 Juli 2026

KUA Gondomanan Bersama Forkompimtren dan Wali Kota Yogyakarta Bersihkan Sungai Code, Wujud Nyata Implementasi Ekoteologi Kementerian Agama


 

Yogyakarta (24/7/2026) – Kepala KUA Kemantren Gondomanan Mahmudi, S.Ag., didampingi Penyuluh Agama Islam Suhartanto, S.Ag., beserta seluruh staf KUA Gondomanan turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti pembersihan Sungai Code pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkompimtren) Gondomanan dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta bergotong royong membersihkan sampah dan material yang berpotensi menghambat aliran Sungai Code. Kehadiran KUA Gondomanan menjadi bagian dari implementasi program Ekoteologi Kementerian Agama, yaitu penguatan nilai-nilai keagamaan yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian alam. Ekoteologi menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan tidak melakukan kerusakan terhadap lingkungan. Nilai tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-A'raf ayat 56 yang mengingatkan agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Dengan demikian, menjaga kebersihan Sungai Code bukan hanya merupakan aksi sosial, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran agama dan wujud ibadah yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.



Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkompimtren, dan Kementerian Agama merupakan langkah strategis dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan sungai mencerminkan nilai-nilai moderasi beragama, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap ciptaan Allah SWT. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian Sungai Code terus meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Kamis, 23 Juli 2026

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Ikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif Pemilu 2029



YOGYAKARTA, KUA GONDOMANAN– Dalam rangka menyongsong Pemilu 2029 yang berintegritas dan bermartabat, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., turut hadir dan aktif mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu D.I. Yogyakarta pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tatap muka yang dipusatkan di Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta ini mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat". Sebelum mengikuti sesi diskusi tatap muka hari ini, Astuti bersama peserta terpilih lainnya telah menyelesaikan tahapan pembelajaran mandiri sejak 16 hingga 22 Juli 2026.

Kegiatan dibuka dengan serangkaian pengarahan serta sambutan hangat dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan jajaran pimpinan Bawaslu DIY.



Keterlibatan aktif Penyuluh Agama Islam dalam forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran tokoh agama dan masyarakat dalam mengawal demokrasi. Diharapkan, ilmu dan wawasan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diteruskan kepada masyarakat luas demi terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.(Astuti)

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Penyuluh Agama KUA Gondomanan Gelar MT. Tahsin di Rutan Kelas IIA Yogyakar


 

Yogyakarta (23/7/2026) – Majelis Taklim (MT.) Tahsin Al-Qur'an Masjid At-Taqwa Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Yogyakarta kembali diselenggarakan pada Kamis (23/7/2026) sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Kegiatan ini difokuskan pada pembelajaran ilmu tajwid, perbaikan makharijul huruf, serta penyempurnaan bacaan Al-Qur'an agar sesuai dengan kaidah yang benar. Suasana pembelajaran berlangsung khidmat dengan pendampingan langsung dari para Penyuluh Agama Islam.

Kegiatan tahsin dipandu oleh Penyuluh Agama Islam Samlawi Ersyad, S.Ag., Wintolo, S.Ag., dan Sujoko Suwono, S.Ag. yang secara bergantian membimbing peserta dalam memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur'an. Selain pembelajaran tahsin, kegiatan juga diisi dengan kultum singkat selama 15 menit yang disampaikan oleh H. Khaerudin, S.Ag. dengan tema "Hikmah dan Keutamaan Shalat Lima Waktu." Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa shalat merupakan tiang agama, sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus menjadi pembentuk karakter, kedisiplinan, dan ketenangan jiwa bagi setiap muslim.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan para warga binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar, tetapi juga semakin meningkatkan kualitas ibadah serta menumbuhkan semangat untuk memperbaiki diri. Sinergi para Penyuluh Agama Islam dalam pembinaan keagamaan di lingkungan Rutan Kelas IIA Yogyakarta menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pembinaan spiritual yang berkelanjutan, sehingga dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Rabu, 22 Juli 2026

Penghulu KUA Gondomanan Hadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Kondusivitas Wilayah


 

YOGYAKARTA — Penghulu KUA Kemantren Gondomanan, M. Tsani Asykuri, S.Th.I., menghadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini yang diselenggarakan di wilayah Kemantren Gondomanan pada Selasa (22/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kemantren (Forkompimtren), aparat TNI-Polri, instansi pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai forum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kerukunan di wilayah Gondomanan.

Rapat koordinasi berlangsung dengan membahas berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat, sekaligus menyusun langkah antisipatif melalui penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor. Kehadiran Penghulu KUA Gondomanan menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial melalui pendekatan pembinaan umat, penguatan moderasi beragama, serta peningkatan harmoni antarwarga.



Melalui forum ini, seluruh peserta menegaskan pentingnya membangun koordinasi yang berkesinambungan antarinstansi guna mewujudkan wilayah Gondomanan yang aman, damai, dan kondusif. KUA Gondomanan siap terus bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan keagamaan sekaligus berkontribusi menjaga persatuan, kerukunan, dan ketahanan sosial masyarakat.

KUA Gondomanan Gelar Bimbingan Baca Al-Qur'an di Polsek Gondomanan


 Yogyakarta— Dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan Kepolisian, Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan pada Rabu (22/07/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Baiturrahim Polsek Gondomanan ini dipimpin langsung oleh dua Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Gondomanan, yaitu Samlawi Ersyad, S.Ag. dan Astuti, S.H.I.

Program bimbingan ini ditujukan untuk memfasilitasi para personel Polsek Gondomanan yang ingin memperlancar bacaan Al-Qur'an, mulai dari tingkat dasar (Iqro) hingga perbaikan makhraj dan tajwid (Tahsin). Dalam penyampaiannya, Samlawi Ersyad, S.Ag. menegaskan pentingnya interaksi harian dengan Al-Qur'an sebagai benteng moral dan tuntunan hidup dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Sementara itu, Astuti, S.H.I. menambahkan bahwa program pemberantasan buta huruf Al-Qur'an ini merupakan agenda berkelanjutan dari KUA Gondomanan untuk merangkul berbagai lapisan instansi dan masyarakat di wilayah Gondomanan.


Kehadiran tim penyuluh KUA Gondomanan mendapat sambutan hangat dari jajaran Polsek Gondomanan. Para anggota tampak antusias mengikuti setiap tahapan bimbingan, mulai dari pembacaan ayat bersama hingga sesi koreksi mandiri. Melalui sinergi ini, KUA Gondomanan berharap kegiatan bimbingan di Masjid Baiturrahim Polsek Gondomanan dapat terus berjalan secara konsisten, sehingga cita-cita bersama dalam mewujudkan masyarakat dan aparatur yang bebas buta huruf Al-Qur'an dapat tercapai secara maksimal.

Optimalkan Layanan Informasi Kemasjidan, Penyuluh Agama KUA Gondomanan Ikuti Verifikasi Data dan Bimtek SIMAS 4.0



YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Achmad Muslih, menghadiri Kegiatan Verifikasi, Validasi Data SIMAS, serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator SIMAS 4.0 yang diselenggarakan pada Rabu (22/7/2026). Bertempat di Ruang Rapat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY), kegiatan strategis ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari operator SIMAS kab/kota, operator SIMAS KUA kab/kota dan Bidang Urais.

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim (Katim) Kemasjidan, Kepustakaan Islam, dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag DIY, H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.S.I. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pembaruan (*update*) data masjid dan musala pada sistem aplikasi SIMAS secara berkala. Menurutnya, akurasi data yang terintegrasi di SIMAS 4.0 tidak hanya menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan teknis kemasjidan, tetapi juga wujud pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Langkah ini menyikapi kebutuhan masyarakat luas akan ketersediaan informasi kemasjidan yang cepat, valid, dan dapat diakses dengan mudah. Melalui keikutsertaan aktif para penyuluh dan operator seperti Achmad Muslih, KUA Kemantren Gondomanan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh digitalisasi data keagamaan. Diharapkan, hasil dari verifikasi dan validasi ini mampu menghadirkan basis data masjid yang makin solid, responsif, dan memberikan pemanfaatan nyata bagi tata kelola kemasjidan di wilayah Yogyakarta. (Muslih)

KUA Gondomanan Perkuat Tata Kelola Data Layanan Keagamaan melalui Rapat Koordinasi PIC Layanan Data


 

YOGYAKARTA — Kepala KUA Kemantren Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., bersama PIC Layanan Data Novi Siti Fatonah menghadiri Rapat Koordinasi PIC Data Layanan KUA yang diselenggarakan Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta di Aula 1 Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengelolaan dan digitalisasi data layanan KUA sekaligus mengevaluasi kualitas data yang telah diinput oleh masing-masing KUA sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik yang akurat, efektif, dan mudah diakses.

Dalam arahannya, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta, M. Tahrir, S.E., M.M., melakukan evaluasi terhadap laporan layanan data dari seluruh KUA se-Kota Yogyakarta. Evaluasi tersebut menitikberatkan pada kelengkapan, validitas, dan konsistensi data agar seluruh informasi pelayanan keagamaan dapat tersaji secara optimal dalam sistem digital. Kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh PIC dalam menjaga kualitas data sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan Kementerian Agama.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., menegaskan bahwa pengelolaan data yang baik akan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun instansi pemerintah dalam memperoleh informasi pelayanan keagamaan. Menurutnya, data yang lengkap dan tersusun secara sistematis akan menjadi rujukan yang kredibel bagi para pemangku kepentingan tanpa harus mencari informasi ke berbagai tempat. Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala KUA dan PIC layanan data atas dedikasi dan ikhtiar yang telah dilakukan dalam mewujudkan layanan data keagamaan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Tanamkan Sholat Sejak Dini, Penyuluh Gondomanan Edukasi Para Santri TPA Fathul Qorib


Yogyakarta (KUA Gondomanan) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama KUA Gondomanan, Astuti, S.H.I., memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bagi santri di TPA Fathul Qorib, Prawirodirjan, Gondomanan, pada Rabu (22/07/2026).Selain konsisten menjalankan program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, pada kesempatan ini Astuti secara khusus menyampaikan materi Fiqh Ibadah dengan tema Syarat Wajib Salat. Materi disampaikan dengan metode yang mudah dipahami, menarik, dan interaktif agar anak-anak dapat menyerap pemahaman dasar agama dengan baik.

Dalam penyuluhan tersebut, Astuti menjelaskan kriteria-kriteria yang menyebabkan seseorang diwajibkan untuk menunaikan ibadah salat, seperti beragama Islam, telah baligh, dan berakal sehat. Ia juga memberikan edukasi pentingnya latihan membiasakan diri salat sejak kecil sebelum kewajiban tersebut benar-benar berlaku penuh saat dewasa.

Astuti, S.H.I. menuturkan bahwa pemahaman mengenai syarat wajib salat sangat penting sebagai landasan utama dalam membentuk kedisiplinan beribadah.
“Mengenalkan syarat wajib salat kepada anak-anak sejak usia dini merupakan bagian dari proses pembiasaan. Kita ingin anak-anak di bantaran Sungai Code tidak hanya sekadar bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang paham akan kewajiban agamanya dan terbiasa mendirikan salat dengan penuh kesadaran,” tutur Astuti.

Melalui bimbingan keagamaan secara berkala ini, KUA Kemantren Gondomanan berharap TPA Fathul Qorib dapat terus menjadi benteng moral yang kokoh dalam melahirkan generasi muda yang Qur’ani, berakhlak mulia, serta taat beribadah.(ast)

Selasa, 21 Juli 2026

Penyuluh Agama Islam Gondomanan Berikan Bimbingan Perkawinan Mandiri Bagi Calon Pengantin


 

YOGYAKARTA, KUA GONDOMANAN – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam pembinaan keluarga sakinah. Pada Selasa (21/07/2026), bertempat di Kantor KUA Kemantren Gondomanan, dilaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin.

Hadir sebagai penasihat dan fasilitator dalam bimbingan tersebut yaitu Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I. dan Achmad Muslih, S.Hum.

Dalam penyampaian materi, Astuti, S.H.I. menekankan pentingnya pemahaman hak dan kewajiban suami istri serta penyiapan mental spiritual dalam mengarungi bahtera rumah tangga. "Bimbingan ini menjadi ruang dialog sekaligus bekal awal agar calon pengantin memiliki pemahaman yang matang terkait prinsip-prinsip pernikahan dan komunikasi yang sehat dalam keluarga," paparnya.

Sementara itu, Achmad Muslih, S.Hum. memberikan panduan mengenai pengelolaan psikologi keluarga dan penyelesaian konflik secara bijak agar tujuan pernikahan terwujud dengan harmonis.

Sebagai bagian dari penguatan literasi dan bekal berkelanjutan, para calon pengantin juga dibekali dengan Buku "Fondasi Keluarga Sakinah" terbitan Kementerian Agama Republik Indonesia. Buku ini diserahkan secara langsung oleh para penyuluh sebagai panduan resmi yang memuat prinsip-prinsip dasar membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Melalui Bimbingan Perkawinan Mandiri ini, KUA Kemantren Gondomanan berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif dan hukum, tetapi juga siap secara ilmu dan mental untuk mewujudkan keluarga yang kokoh dan sejahtera.

Perkuat Layanan Digital dan Pembinaan Pegawai, Kakanwil Kemenag DIY Tinjau KUA Gondomanan


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan pada Selasa (21/08/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kinerja pelayanan publik serta akselerasi program digitalisasi di tingkat kecamatan.

Dalam kunjungannya, Kakanwil menaruh perhatian khusus pada tata kelola digitalisasi dokumen vital KUA. Ahmad Bahiej secara mendalam memeriksa kesiapan dan progres alih media arsip digital, khususnya pada dokumen Akta Nikah dan Akta Wakaf. Menurutnya, digitalisasi arsip bukan sekadar modernisasi administrasi, melainkan langkah krusial dalam menjaga keamanan data umat serta mempercepat akses pelayanan kepada masyarakat.

"KUA adalah lembaga yang mulia salah satunya sebagai _Officium Nobile_ karena mencetak dua arsip yang penting yaitu akta nikah dan akta wakaf. Digitalisasi dokumen seperti akta nikah dan akta wakaf adalah hal yang sangat mendesak. Selain untuk keamanan jangka panjang, ini juga mempermudah masyarakat saat membutuhkan validasi data dengan cepat dan akurat," ujar Ahmad Bahiej.




Selain pemeriksaan administrasi, Kakanwil memberikan pengarahan langsung kepada jajaran pegawai, khususnya bagi para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam di wilayah Gondomanan. Beliau menekankan pentingnya profesionalisme dan kepekaan sosial dalam menjalankan ketugasan di lapangan.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara Kakanwil dan seluruh staf KUA Gondomanan. Diharapkan melalui tinjauan lapangan ini, KUA Gondomanan semakin mantap dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang berintegritas, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat setempat.

Senin, 20 Juli 2026

Kepala KUA Gondomanan Paparkan Tujuan Pernikahan dalam Program Lentera Madhu di Masjid Taqorubba


YOGYAKARTA – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menjadi narasumber dalam kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) yang diselenggarakan di Masjid Taqorubba, pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jamaah dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan memperkuat pemahaman tentang kehidupan keluarga sakinah berdasarkan ajaran Islam.

Dalam penyampaiannya, Mahmudi menjelaskan bahwa tujuan pernikahan tidak sekadar menghalalkan hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, menghadirkan ketenangan, kasih sayang, serta menjadi sarana beribadah kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa pernikahan merupakan ikatan yang kuat (mitsaqan ghalizha) sehingga setiap pasangan suami istri memiliki tanggung jawab untuk saling menghormati, menjaga hak dan kewajiban, serta membina komunikasi yang baik demi terwujudnya keluarga yang harmonis.

Melalui kegiatan Lentera Madhu, KUA Gondomanan berharap masyarakat semakin memahami hakikat pernikahan sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang berkualitas dan berketahanan. Edukasi keagamaan yang disampaikan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mempersiapkan kehidupan berumah tangga secara matang, sehingga dapat melahirkan keluarga yang bahagia, sejahtera, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.(Novi)

Memperkuat Kualitas Layanan, KUA Gondomanan Gelar Rapat Koordinasi Berbasis Prinsip "4K"



​YOGYAKARTA – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) berkala yang diikuti oleh seluruh elemen pegawai di Balai Nikah KUA Gondomanan, Senin (20/7/2026). Pertemuan kerja yang dihadiri oleh seluruh Penghulu, Penyuluh Agama Islam, hingga staf pelaksana ini diawali dengan tradisi tadarus Al-Qur'an bersama. Kegiatan spiritual tersebut rutin dilakukan sebagai upaya membina mentalitas, spiritualitas, serta memantapkan komitmen moral seluruh aparatur sebelum memulai agenda evaluasi dan perencanaan pelayanan publik.

​Dalam pengarahannya, Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, menegaskan pentingnya internalisasi filosofi "4K" dalam setiap ranah pelayanan keagamaan dan pencatatan nikah kepada masyarakat. Prinsip 4K yang meliputi Kecepatan, Kemudahan, Kemanfaatan, dan Kebahagiaan dinilai menjadi fondasi utama dalam merespons dinamika kebutuhan masyarakat modern yang semakin tinggi. Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya sebatas pemenuhan kewajiban administratif, melainkan harus berorientasi pada kepuasan serta memberikan dampak positif yang nyata bagi warga.

​Melalui rakor ini, seluruh unit kerja di lingkungan KUA Gondomanan berkomitmen untuk menyelaraskan persepsi dan meningkatkan efisiensi tata kelola birokrasi. Mahmudi berharap implementasi nilai-nilai 4K dapat menciptakan suasana kerja yang produktif sekaligus memberikan pengalaman pelayanan yang ramah, transparan, dan membahagiakan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan keagamaan di wilayah Gondomanan. (Muslih)

Kepala KUA Gondomanan Dorong Penguatan Humas melalui Penyusunan Kalender Konten Agustus 2026


 

YOGYAKARTA – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan memberikan arahan kepada Tim Humas KUA Gondomanan untuk menyusun kalender konten edukasi dan informasi publik bulan Agustus 2026 pada Senin (20/7/2026). Arahan tersebut diikuti oleh personel Tim Humas yang terdiri atas Ahmad Muslih, Astuti, dan Novi Siti Fatonah sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan transparansi informasi melalui berbagai kanal media digital yang dikelola KUA Gondomanan.

Dalam arahannya, Kepala KUA menegaskan pentingnya perencanaan konten yang sistematis, variatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tim Humas diminta menyusun berbagai materi publikasi, mulai dari berita untuk laman resmi KUA, desain flyer edukatif, infografis layanan, hingga produksi video informatif yang dapat dipublikasikan secara berkala melalui media sosial KUA Gondomanan. Perencanaan yang matang diharapkan mampu menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Melalui penyusunan kalender konten yang terstruktur, KUA Gondomanan berkomitmen menjaga konsistensi publikasi informasi sekaligus memperluas jangkauan layanan keagamaan kepada masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari implementasi pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan media digital, sehingga informasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KUA Gondomanan.(Astuti)