Tampilkan postingan dengan label Kepenyuluhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepenyuluhan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Oktober 2026

Lentera Madhu KUA Gondomanan Bahas Ucapan Suami Istri yang Berisiko Hukum


Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan materi edukasi keluarga dalam kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) yang diselenggarakan di Masjid Al Muhsin pada Selasa, 13 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Mahmudi mengangkat tema “Kata-Kata yang Harus Dihindari Suami Istri karena Berisiko Hukum (Seri Pertama)” sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga ucapan dalam kehidupan rumah tangga.

Dalam pemaparannya, Mahmudi menjelaskan tiga jenis ucapan yang perlu diwaspadai, yaitu ucapan talak, zihar, serta tuduhan zina (qadzaf) yang berkaitan dengan li’an. Ucapan talak dapat menimbulkan konsekuensi terhadap ikatan perkawinan dan hak rujuk. Sementara itu, zihar, yakni pernyataan suami yang menyerupakan bagian tubuh istrinya dengan bagian tubuh perempuan yang haram dinikahi olehnya, memiliki konsekuensi hukum dan kewajiban kafarat sebelum suami dapat kembali melakukan hubungan suami istri. Adapun tuduhan zina terhadap pasangan tanpa dasar yang dibenarkan dapat menimbulkan konsekuensi hukum serius, termasuk dalam ketentuan li’an.

Melalui kegiatan Lentera Madhu ini, Mahmudi mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata, terutama ketika menghadapi persoalan atau konflik rumah tangga. Pemahaman terhadap hukum perkawinan dan tuntunan agama diharapkan dapat mencegah kesalahpahaman, menjaga keharmonisan keluarga, serta mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.(Nv)


Kamis, 08 Oktober 2026

Membumikan Al-Qur’an, KUA Gondomanan Konsisten Dampingi Jamaah Muttaqien

 


Yogyakarta, 8 September 2026 — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur’an di Majelis Taklim (MT) Muttaqien, bertempat di Masjid Muttaqien, Beringharjo. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Gondomanan dalam memberikan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan kepada masyarakat.

Bimbingan dilaksanakan dalam suasana khidmat dan interaktif, dengan peserta mendapatkan pendampingan dalam mempelajari serta memahami Al-Qur’an. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan rutin tersebut, KUA Gondomanan terus berupaya mendekatkan layanan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Bimbingan Al-Qur’an diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Kemantren Gondomanan.

Rabu, 07 Oktober 2026

Bimwin Angkatan V KUA Gondomanan Perkuat Kesiapan Calon Pengantin Bangun Keluarga


 

Yogyakarta – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan V pada Rabu, 7 Oktober 2026, bertempat di Balai Nikah KUA Gondomanan. Kegiatan diikuti oleh lima pasangan calon pengantin dan dibuka dengan sambutan Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag. Bimwin menjadi bagian dari upaya KUA dalam memberikan pembekalan bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.


Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dengan materi yang relevan bagi kehidupan keluarga. Penyuluh Keluarga Berencana Veronica Fara D., S.Sos. menyampaikan materi tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sementara Penyuluh Agama Islam Suhartanto, S.Ag. membahas keluarga sakinah. Materi mengenai pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) disampaikan oleh Iptu Sunedi dari Polsek Gondomanan, sebagai bekal bagi calon pengantin dalam membangun rumah tangga yang aman, harmonis, dan saling menghargai.



Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat antusias dan aktif menyimak materi yang disampaikan. Melalui Bimbingan Perkawinan ini, KUA Gondomanan berharap para calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan keluarga, nilai-nilai keluarga sakinah, serta pentingnya mencegah KDRT, sehingga mampu membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan berkelanjutan.


Selasa, 06 Oktober 2026

Kunci Hidup Berkah: Rawat Enam Sifat Baik, Jauhi Empat Sifat Buruk


Penyuluh Agama KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., memberikan tausyiah kepada jamaah Majelis Taklim Muttaqien pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Masjid Muttaqien, Pasar Beringharjo. Dalam kultumnya, Achmad Muslih menyampaikan materi tentang kunci kesuksesan dalam kehidupan melalui enam sifat terpuji yang perlu dimiliki serta empat sifat yang harus dihindari.

Enam sifat tersebut meliputi sabar, nriman, ngalah, loman, akas, dan temen. Sabar mengajarkan keteguhan dalam menghadapi ujian, nriman berarti menerima ketentuan Allah dengan penuh keikhlasan, sedangkan ngalah mencerminkan kerendahan hati. Loman berarti gemar berbagi, akas bermakna cekatan dan bersungguh-sungguh, sementara temen mengajarkan kejujuran dan kesungguhan dalam menjalani kehidupan. Jamaah Majelis Taklim Muttaqien tampak sangat antusias menyimak tausyiah dan menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.

Di sisi lain, jamaah diajak untuk menjauhi empat sifat tercela, yaitu srei, drengki, dumeh, serta adigang, adigung, adiguna. Sifat-sifat tersebut dapat menumbuhkan iri hati, kedengkian, kesombongan, dan sikap merasa lebih unggul dari orang lain. Melalui tausyiah ini, Achmad Muslih mengajak jamaah untuk terus memperbaiki akhlak dengan membiasakan sifat-sifat terpuji sebagai bekal membangun kehidupan yang harmonis, penuh keberkahan, dan diridai Allah SWT.


Selasa, 29 September 2026

Pesan Pemilu Damai dari Penyuluh KUA Gondomanan untuk Jamaah MT Muttaqin


Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., menyampaikan materi dakwah bertema "Menjadi Muslim yang Bijak dan Bermartabat Menjelang Pemilihan Umum" kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Muttaqin pada Selasa (29/9/2026). Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, persatuan, dan persaudaraan di tengah dinamika serta perbedaan pilihan politik menjelang pesta demokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Astuti mengingatkan para jamaah agar senantiasa menjaga kedamaian dan menolak segala bentuk tindakan yang merusak ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah wathaniyah. Beliau mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi oleh berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, fitnah, hingga praktik politik uang (risywah) yang berpotensi memecah belah keharmonisan warga. Sikap tabayyun atau verifikasi informasi dinilai menjadi kunci utama bagi setiap muslim sebelum menerima dan menyebarkan berita.

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan ini, diharapkan jamaah MT Muttaqin dapat menjadi pelopor dalam mewujudkan Pemilu yang damai, jujur, dan berkeadilan di wilayah Gondomanan. Astuti juga mengimbau warga untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak dan bertanggung jawab sesuai nurani demi melahirkan kepemimpinan yang membawa maslahat bagi masyarakat luas.(Ast)

Senin, 28 September 2026

Kepala KUA Gondomanan Ajak Jamaah Perkuat Iman dan Zikir Hadapi Tekanan Kehidupan


Kepala KUA Kecamatan Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan tausyiah dalam kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) di Masjid Taqarobba, Senin (28/9/2026). Dalam tausyiahnya, Mahmudi mengingatkan bahwa tekanan kehidupan atau stresor yang dihadapi masyarakat saat ini semakin berat dan dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun kesehatan. Ia menyoroti sejumlah fenomena sosial, seperti meningkatnya angka bunuh diri, perceraian, tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas, serta semakin banyaknya masyarakat yang berkonsultasi kepada psikiater, termasuk dari kalangan pelajar SLTP dan SLTA.

Mahmudi menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dipaparkan, kasus bunuh diri tercatat 1.332 kasus pada 2023, dengan 425 kasus berkaitan dengan masalah ekonomi; meningkat menjadi 1.403 kasus pada 2024, dengan 448 kasus berkaitan dengan faktor ekonomi; dan kembali meningkat menjadi 1.503 kasus pada 2025, dengan 480 kasus berkaitan dengan masalah ekonomi. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut menjadi pengingat penting agar masyarakat tidak hanya memperhatikan kesehatan jasmani, tetapi juga memperkuat ketahanan spiritual dan mental dalam menghadapi berbagai tekanan kehidupan.

Sebagai upaya menghadapi kondisi tersebut, Mahmudi mengajak jamaah untuk memperbanyak zikir, menunaikan salat dengan sebaik-baiknya, serta tidak larut dalam masa lalu. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat iman hingga melahirkan sikap pasrah dan berserah diri kepada Allah SWT, sekaligus meningkatkan ketakwaan yang diwujudkan melalui sikap hati-hati dalam menjalani kehidupan. Dengan penguatan iman dan ketakwaan, diharapkan masyarakat memiliki ketenangan batin serta keteguhan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Selasa, 22 September 2026

Lentera Madhu KUA Gondomanan: Achmad Muslih Sampaikan Kunci Diterimanya Doa


Yogyakarta — Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) KUA Kecamatan Gondomanan kembali dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026, bertempat di Masjid Al Muhsin. Kegiatan ini diisi dengan tausyiah oleh Penyuluh Agama KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., yang mengangkat tema tentang diterimanya doa berdasarkan Hadis Arba’in An-Nawawiyah No. 10.

Dalam tausyiahnya, Achmad Muslih menjelaskan bahwa salah satu hal penting dalam terkabulnya doa adalah memperhatikan kehalalan makanan, minuman, pakaian, dan harta yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sebagaimana kandungan Hadis Arba’in An-Nawawiyah No. 10 yang menjelaskan tentang seseorang yang berdoa kepada Allah, tetapi makanan, minuman, pakaian, dan kebutuhannya berasal dari sesuatu yang haram.

Melalui Lentera Madhu, jamaah diajak untuk senantiasa menjaga kehalalan sumber rezeki serta memperbaiki kualitas ibadah dan doa. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa doa tidak hanya berkaitan dengan permohonan kepada Allah, tetapi juga harus disertai dengan ikhtiar menjaga kehidupan yang baik, halal, dan sesuai dengan tuntunan agama.

Pelayanan Konsultasi Keagamaan Lebih Praktis di MPP


YOGYAKARTA- KUA Gondomanan— Memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan transparan, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., bertugas sebagai petugas piket layanan Kementerian Agama Kota Yogyakarta di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta pada Selasa (22/09/2026). Kehadiran petugas profesional di stan MPP ini menjadi wujud nyata Kemenag dalam mendekatkan jangkauan pelayanan keagamaan agar semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.   

Integrasi stan Kemenag di pusat pelayanan terpadu Kota Yogyakarta ini disambut antusias oleh warga yang membutuhkan kemudahan informasi dan konsultasi. Mulai dari bimbingan keagamaan, konsultasi kepengurusan dokumen KUA, hingga informasi seputar perwakafan kini dapat diakses secara ringkas dalam satu atap tanpa prosedur yang berbelit-belit. Dengan pendekatan yang ramah dan solutif, petugas siap memandu serta memberikan penjelasan komprehensif bagi setiap pengunjung.   

Astuti, S.H.I., menegaskan bahwa keterlibatan penyuluh agama di MPP merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan akuntabel. Melalui skema piket rutin ini, Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus berinovasi untuk memastikan bahwa setiap urusan keagamaan masyarakat dapat terlayani secara efisien, praktis, dan menyenangkan di Mal Pelayanan Publik. (Ast)

Rabu, 16 September 2026

Sinergi Wakaf dan Ekonomi Produktif, KUA Gondomanan Dorong Prawirodirjan Jadi Kampung yang Semakin Berdaya


Kepala KUA Kemantren Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menghadiri kegiatan Sosialisasi Peningkatan Ekonomi dalam rangka program Reforma Kampung Prawirodirjan, Rabu (16/9/2026), bertempat di Pendopo Graha Parawira, Kelurahan Prawirodirjan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelurahan Prawirodirjan tersebut diikuti unsur pemerintah wilayah, BWI DIY, Baznas, pengurus RW, PKK, takmir masjid, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat. Lurah Prawirodirjan menyampaikan bahwa program Reforma Kampung diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Prawirodirjan.


Dalam kesempatan tersebut, Mahmudi, S.Ag., mengajak masyarakat Prawirodirjan untuk berperan aktif dalam program ekonomi produktif yang digagas melalui sinergi Baznas dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Menurutnya, keberadaan aset wakaf perlu diikuti dengan pengelolaan yang produktif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketua BWI DIY turut menyampaikan harapan agar program tersebut mampu membuka akses pengembangan ekonomi di Kampung Prawirodirjan, sehingga tanah wakaf tidak berhenti sebagai aset semata, tetapi dapat dikembangkan menjadi sumber kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.


Sementara itu, Baznas RI memperkenalkan program Baznas Microfinance Desa (BMD) sebagai salah satu upaya mewujudkan aspek akses ekonomi setelah tersedianya aset berupa tanah dan bangunan wakaf. Program tersebut tidak hanya diarahkan pada pengembangan usaha, tetapi juga disertai pendampingan dalam pemenuhan legalitas serta pencatatan usaha. Sinergi antara pemerintah, KUA, BWI, Baznas, dan masyarakat diharapkan dapat membangun ekosistem ekonomi produktif yang berkelanjutan sekaligus mengoptimalkan potensi wakaf sebagai instrumen pemberdayaan dan kemaslahatan masyarakat.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Bimbing Anggota Polsek Gondomanan Tingkatkan Kemampuan Al-Qur’an


 

Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gondomanan melaksanakan kegiatan bimbingan Al-Qur’an bagi peserta dari Polsek Gondomanan pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul Mustaqim Polsek Gondomanan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan keagamaan bagi jajaran kepolisian di wilayah Gondomanan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dari Polsek Gondomanan mengikuti bimbingan membaca Al-Qur’an secara langsung bersama Penyuluh Agama. Pembelajaran diarahkan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan memperhatikan ketepatan makhraj, tajwid, dan kelancaran bacaan. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, KUA Gondomanan terus mendorong penguatan pembinaan keagamaan melalui sinergi bersama berbagai unsur masyarakat dan instansi di wilayah Gondomanan. Bimbingan Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi sarana meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Senin, 14 September 2026

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Perkuat Pembelajaran Al-Qur’an di Madrasah Diniyah SDN Sayidan


 

Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gondomanan melaksanakan kegiatan bimbingan Al-Qur’an di Madrasah Diniyah SDN Sayidan pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KUA Gondomanan dalam mendukung peningkatan kemampuan baca dan pemahaman Al-Qur’an bagi para peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, para penyuluh memberikan pendampingan dan bimbingan kepada peserta didik sesuai dengan kemampuan masing-masing. Suasana pembelajaran berlangsung dengan penuh semangat dan interaktif, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.


Melalui kegiatan bimbingan Al-Qur’an ini, KUA Gondomanan terus berkomitmen untuk hadir memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan. Sinergi antara KUA Gondomanan dan Madrasah Diniyah SDN Sayidan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan cinta terhadap Al-Qur’an.

Sabtu, 12 September 2026

Hati-Hati dengan Utang, Kepala KUA Gondomanan Ajak Jamaah Kelola Ekonomi Keluarga dengan Bijak


Yogyakarta — Kepala KUA Kecamatan Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., memberikan penguatan keluarga sakinah kepada masyarakat di Masjid Al Maksum pada Sabtu, 12 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Mahmudi mengangkat tema manajemen ekonomi keluarga “Hati-Hati dengan Utang”, sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang tidak hanya harmonis secara spiritual dan sosial, tetapi juga sehat dalam pengelolaan keuangan.

Dalam penyampaiannya, Mahmudi mengajak jamaah untuk sebisa mungkin menghindari utang karena dapat menimbulkan beban dan kesulitan dalam kehidupan. Namun, apabila terpaksa harus berutang, hendaknya memiliki niat yang kuat untuk segera melunasinya, memilih lembaga yang bebas dari praktik riba, serta mencatat dan menghadirkan saksi dari keluarga agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Lebih lanjut, Mahmudi menekankan bahwa utang yang dilakukan dalam kondisi terpaksa harus digunakan secara bijaksana, terutama untuk kegiatan produktif seperti usaha atau investasi, atau telah memiliki perencanaan yang jelas untuk pembayarannya. Melalui penguatan tersebut, diharapkan keluarga mampu mengelola ekonomi rumah tangga dengan penuh kehati-hatian, tanggung jawab, dan perencanaan yang baik demi terwujudnya keluarga sakinah yang kuat dan sejahtera.

Jumat, 11 September 2026

Sambut HUT Kota Yogyakarta ke-270, Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan Siap Menjadi Nara Sumber


Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke-270, Kemantren Gondomanan menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Senam Anak & Pendidik PAUD pada Jumat, 11 September 2026. Bertempat di Pendopo Kemantren Gondomanan, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Mantri Pamong Praja, Cahya Wijayanta, S.Sos., M.I.P., serta dihadiri oleh berbagai unsur jajaran instansi teknis dan tokoh masyarakat setempat.

Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., turut hadir mewakili Kepala KUA Kemantren Gondomanan untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Dalam kesempatan ini, Astuti direncanakan bertindak sebagai salah satu narasumber yang akan memberikan arahan serta penguatan nilai-nilai edukatif dan keagamaan bagi pendidik PAUD serta masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Rapat koordinasi ini membahas berbagai kesiapan teknis pelaksanaan giat senam masal agar berjalan tertib, meriah, dan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak di wilayah Kemantren Gondomanan. Melalui kolaborasi aktif antara pihak kemantren, KUA, UPT Puskesmas, serta Pokja Bunda PAUD, diharapkan rangkaian peringatan HUT Kota Yogyakarta tahun ini dapat mempererat kebersamaan sekaligus membangkitkan semangat Segoro Amarto di tengah masyarakat.(Ast)

Rabu, 09 September 2026

Sejukkan Hati dan Gembirakan Jiwa, Penyuluh KUA Gondomanan Sambangi RPSLUT Budhi Dharma


 YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama yang dikemas secara gembira dan menyenangkan, sekaligus Bimbingan Al-Qur’an di RPSLUT (Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar) Budhi Dharma Giwangan, pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pembinaan keagamaan yang ramah, hangat, dan sesuai dengan kebutuhan para lanjut usia.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para penyuluh menyampaikan materi keagamaan dengan pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan. Selain mendapatkan penyuluhan agama, para lansia juga mengikuti bimbingan membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Pendekatan yang gembira diharapkan mampu menghadirkan semangat serta kebahagiaan bagi para peserta dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.



Melalui kegiatan ini, KUA Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lanjut usia. Kehadiran penyuluh agama di RPSLUT Budhi Dharma Giwangan diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual, menumbuhkan ketenangan batin, serta mempererat semangat kebersamaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Bina Santri Madrasah Diniyah SDN Pujokusuman


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum. dan Astuti, S.H.I., melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur’an di Madrasah Diniyah Al-Qur’an SDN Pujokusuman pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang secara konsisten dilakukan KUA Gondomanan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan peserta didik.

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh memberikan pendampingan dan bimbingan kepada para santri dalam membaca serta mempelajari Al-Qur’an. Suasana pembelajaran berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, mencerminkan tingginya minat para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dalam membaca dan memahami kitab suci Al-Qur’an.

Melalui kegiatan Bimbingan Al-Qur’an ini, KUA Gondomanan berharap dapat terus berkontribusi dalam membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an. Sinergi antara KUA Gondomanan dan lembaga pendidikan diharapkan semakin memperkuat pembinaan keagamaan bagi generasi muda di wilayah Gondomanan.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Gelar Bimbingan Al-Qur’an di Majelis Taklim Al Ikhlas


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Suhartanto, S.Ag. dan Samlawi Ersyad, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur’an bersama jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Dalam kegiatan tersebut, para jamaah mengikuti pembelajaran Al-Qur’an dengan penuh antusias. Bimbingan yang diberikan tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai wadah memperdalam pemahaman serta menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan bimbingan Al-Qur’an secara rutin, KUA Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan dan pembinaan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat memperkuat semangat jamaah untuk terus belajar, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, serta membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.

Selasa, 08 September 2026

KUA Gondomanan Hadiri Rakor Persiapan Kick Off Kota Wakaf Yogyakarta


 

Yogyakarta (KUA Gondomanan) — Kepala KUA Kemantren Gondomanan bersama Penyuluh Agama Islam menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Kick Off Kota Wakaf yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta pada Selasa, 8 September 2026, di Aula 1 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut penetapan Kota Yogyakarta sebagai salah satu lokasi Program Kota Wakaf.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri berbagai unsur terkait, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia, lembaga keuangan syariah, KUA, hingga lembaga dan organisasi yang bergerak di bidang zakat dan wakaf. Kepala KUA Kemantren Gondomanan tercatat sebagai salah satu peserta yang diundang dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Kepala KUA dan Penyuluh Agama Gondomanan menjadi wujud dukungan terhadap penguatan sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Program Kota Wakaf di Kota Yogyakarta. Melalui koordinasi dan kolaborasi yang baik, diharapkan pengelolaan serta pemberdayaan wakaf dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Senin, 07 September 2026

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Intensifkan Bimbingan Al-Qur’an di Madin SDN Vidya Qasana



Yogyakarta (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur’an pada Senin, 7 September 2026, di Madrasah Diniyah (Madin) SDN Vidya Qasana. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang secara rutin dilakukan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.

Dalam pelaksanaannya, penyuluh memberikan pendampingan dan bimbingan kepada para peserta sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh semangat, sehingga para peserta dapat mengikuti pembelajaran Al-Qur’an dengan lebih nyaman dan mudah memahami materi yang disampaikan.


Melalui kegiatan Bimbingan Al-Qur’an ini, KUA Gondomanan terus berkomitmen memperkuat pembinaan keagamaan sejak usia dini. Diharapkan kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta mendorong mereka untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Dampingi Santri Madrasah Al-Qur’an SDN Sayidan


Yogyakarta (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur’an di Madrasah Al-Qur’an SDN Sayidan pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya pembinaan keagamaan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.

Kegiatan bimbingan dilaksanakan dengan metode privat, sehingga peserta memperoleh pendampingan secara lebih intensif dan personal. Dengan metode tersebut, penyuluh dapat menyesuaikan materi bimbingan dengan kemampuan serta kebutuhan masing-masing peserta, mulai dari membaca hingga memperbaiki bacaan Al-Qur’an.


Melalui kegiatan Bimbingan Al-Qur’an ini, KUA Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Diharapkan kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.(nv)

Kamis, 03 September 2026

Bimbingan Al-Qur’an KUA Gondomanan Hadir Dekat dengan Pedagang dan Jamaah Pasar Beringharjo

 

Yogyakarta, 3 September 2026 — Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur’an di Masjid Muttaqien, Beringharjo, pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–09.30 WIB ini menjadi bagian dari upaya KUA Gondomanan menghadirkan pembinaan keagamaan secara langsung di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 jamaah, yang terdiri atas para pedagang Pasar Beringharjo, jamaah dari lingkungan sekitar pasar, serta beberapa pensiunan. Suasana bimbingan berlangsung dengan khidmat dan interaktif, dengan peserta mengikuti pembelajaran Al-Qur’an serta mendapatkan penguatan pemahaman keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui kegiatan ini, KUA Gondomanan terus mendorong penguatan literasi dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Kehadiran penyuluh agama di tengah komunitas pasar diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan yang inklusif sekaligus mempererat hubungan antara KUA dan masyarakat, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan sosial dan aktivitas keseharian warga.