Senin, 28 September 2026

Kepala KUA Gondomanan Ajak Jamaah Perkuat Iman dan Zikir Hadapi Tekanan Kehidupan


Kepala KUA Kecamatan Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan tausyiah dalam kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) di Masjid Taqarobba, Senin (28/9/2026). Dalam tausyiahnya, Mahmudi mengingatkan bahwa tekanan kehidupan atau stresor yang dihadapi masyarakat saat ini semakin berat dan dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun kesehatan. Ia menyoroti sejumlah fenomena sosial, seperti meningkatnya angka bunuh diri, perceraian, tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas, serta semakin banyaknya masyarakat yang berkonsultasi kepada psikiater, termasuk dari kalangan pelajar SLTP dan SLTA.

Mahmudi menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dipaparkan, kasus bunuh diri tercatat 1.332 kasus pada 2023, dengan 425 kasus berkaitan dengan masalah ekonomi; meningkat menjadi 1.403 kasus pada 2024, dengan 448 kasus berkaitan dengan faktor ekonomi; dan kembali meningkat menjadi 1.503 kasus pada 2025, dengan 480 kasus berkaitan dengan masalah ekonomi. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut menjadi pengingat penting agar masyarakat tidak hanya memperhatikan kesehatan jasmani, tetapi juga memperkuat ketahanan spiritual dan mental dalam menghadapi berbagai tekanan kehidupan.

Sebagai upaya menghadapi kondisi tersebut, Mahmudi mengajak jamaah untuk memperbanyak zikir, menunaikan salat dengan sebaik-baiknya, serta tidak larut dalam masa lalu. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat iman hingga melahirkan sikap pasrah dan berserah diri kepada Allah SWT, sekaligus meningkatkan ketakwaan yang diwujudkan melalui sikap hati-hati dalam menjalani kehidupan. Dengan penguatan iman dan ketakwaan, diharapkan masyarakat memiliki ketenangan batin serta keteguhan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Jumat, 25 September 2026

Perkuat Sinergi Keagamaan, KUA Gondomanan Gelar Pembubaran Panitia STQH dan Pembentukan Pengurus LPTQ


YOGYAKARTA – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menyelenggarakan pertemuan strategis dalam rangka pembubaran Panitia Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Tahun 2026 sekaligus pembentukan kepengurusan baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kemantren Gondomanan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (25/9/2026) sore ini bertempat di Restoran Ayam Bakar Tamsis, Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gondomanan, Cahya Wijayanta, S.Sos., bersama jajaran panitia, instansi terkait, dan tokoh masyarakat setempat.

Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi serta penyampaian laporan pertanggungjawaban atas suksesnya penyelenggaraan STQH Kemantren Gondomanan Tahun 2026. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kepala KUA Kemantren Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif, sehingga rangkaian kegiatan STQH dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Selain mengakhiri masa tugas panitia STQH, agenda dilanjutkan dengan musyawarah pembentukan kepengurusan LPTQ Kemantren Gondomanan yang baru. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektoral demi mengoptimalkan pembinaan seni baca Al-Qur'an serta pengembangan syiar Islam di wilayah Kemantren Gondomanan.(Nv)

Tinjau Progres Rehabilitasi, Bimas Kemenag Pusat Lakukan Monitoring dan Evaluasi Gedung KUA Gondomanan


Tim dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Pusat melakukan kunjungan kerja dalam rangka evaluasi dan monitoring pelaksanaan rehabilitasi gedung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan pada Jumat, 25 September 2026. Kunjungan tersebut disambut secara langsung oleh Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., yang turut didampingi oleh Perencana Ahli Muda sekaligus Fungsional Perencana pada Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Muguh Danu Murwantono, S.E. Langkah pemantauan ini ditujukan untuk memastikan bahwa tahapan pembangunan fisik gedung berjalan lancar, sesuai dengan standar kelayakan, spesifikasi, serta target waktu yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, rombongan dari pusat secara saksama memeriksa kelayakan progres pengerjaan bangunan dan kesesuaian tata letak dengan rancangan awal. Mahmudi, S.Ag. menyampaikan laporan terkini terkait perkembangan rehabilitasi serta menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal kelancaran proyek tersebut agar tidak mengalami kendala yang berarti. Pada kesempatan yang sama, Muguh Danu Murwantono, S.E. turut memberikan pemaparan komprehensif dari perspektif tata perencanaan, guna memastikan bahwa hasil akhir rehabilitasi ini kelak dapat mendukung optimalisasi fungsi dan operasional kantor secara penuh.


Rehabilitasi infrastruktur gedung KUA Gondomanan ini merupakan wujud nyata peningkatan kualitas fasilitas pemerintah agar lebih representatif dalam melayani masyarakat. Melalui pengawasan berkala dan sinergi yang kuat antara Bimas Kemenag Pusat serta Kemenag Kota Yogyakarta, proses pembangunan diyakini akan tuntas secara tepat waktu. Ke depannya, pembaruan fasilitas ini diharapkan mampu menjadi daya dorong dalam mewujudkan pelayanan urusan agama dan publik yang semakin prima, modern, dan nyaman bagi seluruh warga di wilayah Kemantren Gondomanan.(Nv)

Rabu, 23 September 2026

Penyuluh Agama Ikuti Persiapan Songsong Hari Santri Nasional 2026


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan HSN pada Rabu, 23 September 2026. Pertemuan yang bertempat di Aula II Kankemenag Kota Yogyakarta ini berfokus pada pembahasan teknis serta penyusunan agenda strategis guna memastikan rangkaian peringatan HSN berjalan meriah, khidmat, dan terarah.   

Persiapan penting ini turut menggalang dukungan penuh dari berbagai elemen keagamaan, salah satunya ditunjukkan melalui kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan yang mewakili Badko TKA/TPA Kota Yogyakarta. Keterlibatan aktif para penyuluh dan lembaga keagamaan dalam rakor ini menjadi kunci untuk menyelaraskan peran TKA/TPA serta pondok pesantren se-Kota Yogyakarta dalam menyemarakkan peringatan HSN 2026.   

Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Astuti, S.H.I., menyambut baik kolaborasi erat antara Kemenag Kota Yogyakarta, Pemkot Kota Yogyakarta, dan berbagai lembaga keagamaan di wilayah Kota Yogyakarta. Beliau menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini sangat penting untuk mendukung perkembangan dan kreativitas para santri TKA-TPA, sekaligus menjadikan peringatan Hari Santri 2026 sebagai wadah apresiasi dan penguatan pendidikan karakter Islami bagi generasi muda di Kota Jogja.

Selasa, 22 September 2026

Lentera Madhu KUA Gondomanan: Achmad Muslih Sampaikan Kunci Diterimanya Doa


Yogyakarta — Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) KUA Kecamatan Gondomanan kembali dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026, bertempat di Masjid Al Muhsin. Kegiatan ini diisi dengan tausyiah oleh Penyuluh Agama KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., yang mengangkat tema tentang diterimanya doa berdasarkan Hadis Arba’in An-Nawawiyah No. 10.

Dalam tausyiahnya, Achmad Muslih menjelaskan bahwa salah satu hal penting dalam terkabulnya doa adalah memperhatikan kehalalan makanan, minuman, pakaian, dan harta yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sebagaimana kandungan Hadis Arba’in An-Nawawiyah No. 10 yang menjelaskan tentang seseorang yang berdoa kepada Allah, tetapi makanan, minuman, pakaian, dan kebutuhannya berasal dari sesuatu yang haram.

Melalui Lentera Madhu, jamaah diajak untuk senantiasa menjaga kehalalan sumber rezeki serta memperbaiki kualitas ibadah dan doa. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa doa tidak hanya berkaitan dengan permohonan kepada Allah, tetapi juga harus disertai dengan ikhtiar menjaga kehidupan yang baik, halal, dan sesuai dengan tuntunan agama.

Kepala KUA Gondomanan Terima Mahasiswa PPL UIN Sunan Kalijaga, Dorong Pengalaman Belajar di Lingkungan KUA


Kepala KUA Kecamatan Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menerima mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fakultas Dakwah, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Nikah KUA Kecamatan Gondomanan dan turut dihadiri oleh dosen pembimbing, Nailul Falah, S.Ag., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Nailul Falah menyampaikan bahwa mahasiswa PPL selama menjalankan praktik di KUA diharapkan dapat menjadi bagian dari keluarga besar KUA Gondomanan. Mahasiswa didorong untuk aktif belajar dan terlibat dalam berbagai kegiatan, baik bimbingan dan penyuluhan keagamaan, pelayanan dan proses pernikahan, maupun kegiatan administrasi serta pendataan yang dilaksanakan di KUA.

Mahmudi, S.Ag. menyambut baik kehadiran mahasiswa PPL dan menyampaikan bahwa KUA Gondomanan terbuka untuk memberikan ruang belajar serta pengalaman praktis bagi mahasiswa. Melalui kegiatan PPL ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tugas dan fungsi KUA sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan bidang Bimbingan dan Konseling Islam.(Nv)

Pelayanan Konsultasi Keagamaan Lebih Praktis di MPP


YOGYAKARTA- KUA Gondomanan— Memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan transparan, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., bertugas sebagai petugas piket layanan Kementerian Agama Kota Yogyakarta di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta pada Selasa (22/09/2026). Kehadiran petugas profesional di stan MPP ini menjadi wujud nyata Kemenag dalam mendekatkan jangkauan pelayanan keagamaan agar semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.   

Integrasi stan Kemenag di pusat pelayanan terpadu Kota Yogyakarta ini disambut antusias oleh warga yang membutuhkan kemudahan informasi dan konsultasi. Mulai dari bimbingan keagamaan, konsultasi kepengurusan dokumen KUA, hingga informasi seputar perwakafan kini dapat diakses secara ringkas dalam satu atap tanpa prosedur yang berbelit-belit. Dengan pendekatan yang ramah dan solutif, petugas siap memandu serta memberikan penjelasan komprehensif bagi setiap pengunjung.   

Astuti, S.H.I., menegaskan bahwa keterlibatan penyuluh agama di MPP merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan akuntabel. Melalui skema piket rutin ini, Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus berinovasi untuk memastikan bahwa setiap urusan keagamaan masyarakat dapat terlayani secara efisien, praktis, dan menyenangkan di Mal Pelayanan Publik. (Ast)