Rabu, 22 Juli 2026

Penghulu KUA Gondomanan Hadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Jaga Kondusivitas Wilayah


 

YOGYAKARTA — Penghulu KUA Kemantren Gondomanan, M. Tsani Asykuri, S.Th.I., menghadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini yang diselenggarakan di wilayah Kemantren Gondomanan pada Selasa (22/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kemantren (Forkompimtren), aparat TNI-Polri, instansi pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai forum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kerukunan di wilayah Gondomanan.

Rapat koordinasi berlangsung dengan membahas berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat, sekaligus menyusun langkah antisipatif melalui penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor. Kehadiran Penghulu KUA Gondomanan menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial melalui pendekatan pembinaan umat, penguatan moderasi beragama, serta peningkatan harmoni antarwarga.



Melalui forum ini, seluruh peserta menegaskan pentingnya membangun koordinasi yang berkesinambungan antarinstansi guna mewujudkan wilayah Gondomanan yang aman, damai, dan kondusif. KUA Gondomanan siap terus bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan keagamaan sekaligus berkontribusi menjaga persatuan, kerukunan, dan ketahanan sosial masyarakat.

KUA Gondomanan Gelar Bimbingan Baca Al-Qur'an di Polsek Gondomanan


 Yogyakarta— Dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan Kepolisian, Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan pada Rabu (22/07/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Baiturrahim Polsek Gondomanan ini dipimpin langsung oleh dua Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Gondomanan, yaitu Samlawi Ersyad, S.Ag. dan Astuti, S.H.I.

Program bimbingan ini ditujukan untuk memfasilitasi para personel Polsek Gondomanan yang ingin memperlancar bacaan Al-Qur'an, mulai dari tingkat dasar (Iqro) hingga perbaikan makhraj dan tajwid (Tahsin). Dalam penyampaiannya, Samlawi Ersyad, S.Ag. menegaskan pentingnya interaksi harian dengan Al-Qur'an sebagai benteng moral dan tuntunan hidup dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Sementara itu, Astuti, S.H.I. menambahkan bahwa program pemberantasan buta huruf Al-Qur'an ini merupakan agenda berkelanjutan dari KUA Gondomanan untuk merangkul berbagai lapisan instansi dan masyarakat di wilayah Gondomanan.


Kehadiran tim penyuluh KUA Gondomanan mendapat sambutan hangat dari jajaran Polsek Gondomanan. Para anggota tampak antusias mengikuti setiap tahapan bimbingan, mulai dari pembacaan ayat bersama hingga sesi koreksi mandiri. Melalui sinergi ini, KUA Gondomanan berharap kegiatan bimbingan di Masjid Baiturrahim Polsek Gondomanan dapat terus berjalan secara konsisten, sehingga cita-cita bersama dalam mewujudkan masyarakat dan aparatur yang bebas buta huruf Al-Qur'an dapat tercapai secara maksimal.

Optimalkan Layanan Informasi Kemasjidan, Penyuluh Agama KUA Gondomanan Ikuti Verifikasi Data dan Bimtek SIMAS 4.0



YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Achmad Muslih, menghadiri Kegiatan Verifikasi, Validasi Data SIMAS, serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator SIMAS 4.0 yang diselenggarakan pada Rabu (22/7/2026). Bertempat di Ruang Rapat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY), kegiatan strategis ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari operator SIMAS kab/kota, operator SIMAS KUA kab/kota dan Bidang Urais.

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim (Katim) Kemasjidan, Kepustakaan Islam, dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag DIY, H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.S.I. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pembaruan (*update*) data masjid dan musala pada sistem aplikasi SIMAS secara berkala. Menurutnya, akurasi data yang terintegrasi di SIMAS 4.0 tidak hanya menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan teknis kemasjidan, tetapi juga wujud pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Langkah ini menyikapi kebutuhan masyarakat luas akan ketersediaan informasi kemasjidan yang cepat, valid, dan dapat diakses dengan mudah. Melalui keikutsertaan aktif para penyuluh dan operator seperti Achmad Muslih, KUA Kemantren Gondomanan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh digitalisasi data keagamaan. Diharapkan, hasil dari verifikasi dan validasi ini mampu menghadirkan basis data masjid yang makin solid, responsif, dan memberikan pemanfaatan nyata bagi tata kelola kemasjidan di wilayah Yogyakarta. (Muslih)

KUA Gondomanan Perkuat Tata Kelola Data Layanan Keagamaan melalui Rapat Koordinasi PIC Layanan Data


 

YOGYAKARTA — Kepala KUA Kemantren Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., bersama PIC Layanan Data Novi Siti Fatonah menghadiri Rapat Koordinasi PIC Data Layanan KUA yang diselenggarakan Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta di Aula 1 Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengelolaan dan digitalisasi data layanan KUA sekaligus mengevaluasi kualitas data yang telah diinput oleh masing-masing KUA sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik yang akurat, efektif, dan mudah diakses.

Dalam arahannya, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta, M. Tahrir, S.E., M.M., melakukan evaluasi terhadap laporan layanan data dari seluruh KUA se-Kota Yogyakarta. Evaluasi tersebut menitikberatkan pada kelengkapan, validitas, dan konsistensi data agar seluruh informasi pelayanan keagamaan dapat tersaji secara optimal dalam sistem digital. Kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh PIC dalam menjaga kualitas data sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan Kementerian Agama.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., menegaskan bahwa pengelolaan data yang baik akan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun instansi pemerintah dalam memperoleh informasi pelayanan keagamaan. Menurutnya, data yang lengkap dan tersusun secara sistematis akan menjadi rujukan yang kredibel bagi para pemangku kepentingan tanpa harus mencari informasi ke berbagai tempat. Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kepala KUA dan PIC layanan data atas dedikasi dan ikhtiar yang telah dilakukan dalam mewujudkan layanan data keagamaan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selasa, 21 Juli 2026

Penyuluh Agama Islam Gondomanan Berikan Bimbingan Perkawinan Mandiri Bagi Calon Pengantin


 

YOGYAKARTA, KUA GONDOMANAN – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam pembinaan keluarga sakinah. Pada Selasa (21/07/2026), bertempat di Kantor KUA Kemantren Gondomanan, dilaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin.

Hadir sebagai penasihat dan fasilitator dalam bimbingan tersebut yaitu Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I. dan Achmad Muslih, S.Hum.

Dalam penyampaian materi, Astuti, S.H.I. menekankan pentingnya pemahaman hak dan kewajiban suami istri serta penyiapan mental spiritual dalam mengarungi bahtera rumah tangga. "Bimbingan ini menjadi ruang dialog sekaligus bekal awal agar calon pengantin memiliki pemahaman yang matang terkait prinsip-prinsip pernikahan dan komunikasi yang sehat dalam keluarga," paparnya.

Sementara itu, Achmad Muslih, S.Hum. memberikan panduan mengenai pengelolaan psikologi keluarga dan penyelesaian konflik secara bijak agar tujuan pernikahan terwujud dengan harmonis.

Sebagai bagian dari penguatan literasi dan bekal berkelanjutan, para calon pengantin juga dibekali dengan Buku "Fondasi Keluarga Sakinah" terbitan Kementerian Agama Republik Indonesia. Buku ini diserahkan secara langsung oleh para penyuluh sebagai panduan resmi yang memuat prinsip-prinsip dasar membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Melalui Bimbingan Perkawinan Mandiri ini, KUA Kemantren Gondomanan berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif dan hukum, tetapi juga siap secara ilmu dan mental untuk mewujudkan keluarga yang kokoh dan sejahtera.

Perkuat Layanan Digital dan Pembinaan Pegawai, Kakanwil Kemenag DIY Tinjau KUA Gondomanan


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan pada Selasa (21/08/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kinerja pelayanan publik serta akselerasi program digitalisasi di tingkat kecamatan.

Dalam kunjungannya, Kakanwil menaruh perhatian khusus pada tata kelola digitalisasi dokumen vital KUA. Ahmad Bahiej secara mendalam memeriksa kesiapan dan progres alih media arsip digital, khususnya pada dokumen Akta Nikah dan Akta Wakaf. Menurutnya, digitalisasi arsip bukan sekadar modernisasi administrasi, melainkan langkah krusial dalam menjaga keamanan data umat serta mempercepat akses pelayanan kepada masyarakat.

"KUA adalah lembaga yang mulia salah satunya sebagai _Officium Nobile_ karena mencetak dua arsip yang penting yaitu akta nikah dan akta wakaf. Digitalisasi dokumen seperti akta nikah dan akta wakaf adalah hal yang sangat mendesak. Selain untuk keamanan jangka panjang, ini juga mempermudah masyarakat saat membutuhkan validasi data dengan cepat dan akurat," ujar Ahmad Bahiej.




Selain pemeriksaan administrasi, Kakanwil memberikan pengarahan langsung kepada jajaran pegawai, khususnya bagi para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam di wilayah Gondomanan. Beliau menekankan pentingnya profesionalisme dan kepekaan sosial dalam menjalankan ketugasan di lapangan.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara Kakanwil dan seluruh staf KUA Gondomanan. Diharapkan melalui tinjauan lapangan ini, KUA Gondomanan semakin mantap dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang berintegritas, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat setempat.

Senin, 20 Juli 2026

Kepala KUA Gondomanan Paparkan Tujuan Pernikahan dalam Program Lentera Madhu di Masjid Taqorubba


YOGYAKARTA – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menjadi narasumber dalam kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) yang diselenggarakan di Masjid Taqorubba, pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jamaah dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari pembinaan keagamaan yang bertujuan memperkuat pemahaman tentang kehidupan keluarga sakinah berdasarkan ajaran Islam.

Dalam penyampaiannya, Mahmudi menjelaskan bahwa tujuan pernikahan tidak sekadar menghalalkan hubungan antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, menghadirkan ketenangan, kasih sayang, serta menjadi sarana beribadah kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa pernikahan merupakan ikatan yang kuat (mitsaqan ghalizha) sehingga setiap pasangan suami istri memiliki tanggung jawab untuk saling menghormati, menjaga hak dan kewajiban, serta membina komunikasi yang baik demi terwujudnya keluarga yang harmonis.

Melalui kegiatan Lentera Madhu, KUA Gondomanan berharap masyarakat semakin memahami hakikat pernikahan sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang berkualitas dan berketahanan. Edukasi keagamaan yang disampaikan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mempersiapkan kehidupan berumah tangga secara matang, sehingga dapat melahirkan keluarga yang bahagia, sejahtera, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.(Novi)