Kamis, 30 Juli 2026

Mendedikasi Senja dan Sela Dagangan, KUA Gondomanan Hadirkan Pembelajaran Al-Qur'an di Masjid Muttaqien Beringharjo


YOGYAKARTA — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan terus memperkuat pembinaan keagamaan melalui program belajar Al-Qur'an di Masjid Muttaqien Pasar Beringharjo, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti para pedagang pasar dan pensiunan dari berbagai wilayah Kota Yogyakarta yang bersama-sama mempelajari Iqra' dan Al-Qur'an dalam suasana yang hangat, tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Program ini menjadi wujud pelayanan keagamaan yang inklusif sekaligus pendekatan jemput bola KUA Gondomanan kepada masyarakat. Mengingat lokasi Pasar Beringharjo berada di wilayah kerja KUA Gondomanan, pembelajaran rutin ini memberikan kesempatan bagi para pedagang untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an di sela aktivitas berdagang, sementara para pensiunan memperoleh ruang silaturahmi dan pembinaan spiritual di masa purnatugas.

Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga membangun semangat belajar sepanjang hayat serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjadikan Masjid Muttaqien sebagai pusat pembinaan keagamaan yang memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penyuluh Agama Islam Gondomanan Ikuti “Sosialisasi Program Tim Penggerak Ekoteologi



YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan turut aktif mengikuti kegiatan SISAPA (Siaran Sapa Pagi) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta secara daring melalui Zoom Meeting.

Pada edisi kali ini, SISAPA mengusung tema “Sosialisasi Program Tim Penggerak Ekoteologi”, sebuah gagasan strategis yang memadukan pemahaman nilai-nilai keagamaan dengan komitmen pelestarian lingkungan hidup.

Melalui pemaparan para narasumber, dijelaskan pentingnya peran para penyuluh dan jajaran Kemenag dalam mengedukasi masyarakat mengenai Ekoteologi. Agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan sesama manusia, tetapi juga mencakup tanggung jawab moral untuk menjaga, merawat, serta melestarikan bumi dan lingkungan sekitar.

Penyuluh Agama Islam Gondomanan menyambut baik sosialisasi ini dan siap menindaklanjuti program Ekoteologi ke tengah-tengah masyarakat. Diharapkan, pesan-pesan kepedulian lingkungan dapat disisipkan secara konsisten dalam setiap bimbingan dan penyuluhan (bimwin) maupun majelis taklim di wilayah Kemantren Gondomanan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Kemenag Kota Yogyakarta untuk mewujudkan "Kemenag Berdampak" serta mendukung gerakan lingkungan berbasis kepedulian umat secara berkelanjutan.

Penyuluh Gondomanan Melayani Konsultasi Syarat dan Persiapan Nikah


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Bertugas dalam jadwal piket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota Yogyakarta pada Kamis (30/7/2026), Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., secara aktif memberikan layanan bimbingan dan konsultasi mengenai persyaratan administrasi serta persiapan pernikahan bagi Calon Pengantin (Catin).

Layanan terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta untuk mempermudah akses informasi dan pelayanan keagamaan di ruang publik. Melalui booth Kemenag yang berlokasi di MPP Balaikota, masyarakat dapat berkonsultasi secara tatap muka dengan suasana yang aman, nyaman, dan fleksibel.

Dalam sesi pelayanan tersebut, Astuti, S.H.I. memberikan panduan komprehensif mengenai kelengkapan berkas administrasi pendaftaran nikah yang harus dipenuhi, prosedur alur pendaftaran, hingga pembekalan mengenai kesiapan fisik, mental, dan spiritual calon pengantin. Selain itu, ditegaskan pula pentingnya membangun fondasi ketahanan keluarga yang berlandaskan pada pemahaman hak dan kewajiban pasangan secara matang.

Melalui hadirnya piket pelayanan secara bergilir di MPP Balaikota Yogyakarta ini, diharapkan masyarakat Kota Yogyakarta dapat dengan mudah memperoleh kepastian informasi hukum keagamaan serta bekal awal yang kuat dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Rabu, 29 Juli 2026

Penyuluh KUA Gondomanan dan Guru SDN Sayidan Rancang Program Baca Al-Qur'an


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) – Dalam upaya menuntaskan buta huruf Al-Qur'an di kalangan pelajar sekolah dasar, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menggelar pertemuan koordinasi bersama jajaran guru SD Negeri Sayidan pada Selasa (28/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di kompleks SDN Sayidan ini fokus merumuskan rancangan kerja sama program pengentasan buta huruf Al-Qur'an bagi para siswa.

Langkah kolaboratif ini dilatarbelakangi oleh kepedulian bersama terhadap pentingnya fondasi keagamaan dan pembentukan karakter anak sejak dini. Melalui program ini, KUA Gondomanan dan SDN Sayidan berkomitmen menghadirkan metode pembelajaran Al-Qur'an yang efektif, interaktif, dan ramah anak.

Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi nyata antara lembaga keagamaan dan instansi pendidikan formal di wilayah Kemantren Gondomanan. Harapannya, pendampingan belajar Al-Qur'an yang terstruktur dapat membantu siswa yang belum lancar atau belum bisa membaca Al-Qur'an agar mampu menderas dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.

Pihak sekolah dan para guru SDN Sayidan menyambut hangat serta mengapresiasi inisiatif kolaborasi ini. Kerja sama ini dinilai sangat membantu program pendidikan agama Islam di sekolah, sekaligus menjadi wadah pembinaan akhlak mulia bagi generasi muda di wilayah Gondomanan.

Rencana program kerja sama ini nantinya akan mencakup pemetaan (mapping) kemampuan membaca Al-Qur'an siswa, penyusunan jadwal pendampingan rutin, hingga evaluasi berkala untuk memastikan setiap siswa mendapatkan bimbingan yang optimal.

Dengan adanya sinergi ini, KUA Gondomanan dan SDN Sayidan berharap dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedekatan dan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur'an.

Perkuat Strategi Dakwah Era Modern, Penyuluh KUA Gondomanan Hadiri Rapat Tindak Lanjut YPPIM DIY


 

​YOGYAKARTA (KUA Gondomanan)— Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., menghadiri agenda rapat strategis yang digelar oleh Yayasan Pusat Pengembangan Islam Mataram (YPPIM) DIY pada Rabu , 29 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat YPPIM, Gedung Monumen MTQ XVI, ini bertujuan untuk membahas keberlanjutan program kerja pasca-dilaksanakannya Workshop "Revitalisasi dan Relevansi Metodologi Dakwah Masa Kini: Teori dan Praktik". Kehadiran Achmad Muslih menjadi bentuk komitmen nyata KUA Gondomanan dalam mendukung penyelarasan metode bimbingan keagamaan di wilayah Yogyakarta.

​Dalam sesi pembahasan yang dipandu oleh Bapak Dwi, suasana diskusi berlangsung interaktif dan penuh semangat kebersamaan. Beliau menegaskan pentingnya kesadaran kolektif seluruh elemen yang terlibat untuk mengambil peran aktif dalam penyiaran Islam. "Kita semua pada hakikatnya merupakan juru dakwah YPPIM. Oleh karena itu, dakwah yang kita sampaikan harus senantiasa adaptif dan mampu mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan serta dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat modern," ujar Bapak Dwi saat memandu jalannya kegiatan.


​Menanggapi arahan tersebut, Achmad Muslih, S.Hum., menyambut baik kolaborasi antara penyuluh agama di tingkat kecamatan dengan lembaga keislaman seperti YPPIM. Melalui sinergi ini, hasil perumusan materi dan metode dakwah terkini diharapkan tidak berhenti pada tataran teori, melainkan dapat langsung diimplementasikan dalam penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Gondomanan dan sekitarnya.(muslih)

Awali Tahun Ajaran Baru, Penyuluh KUA Gondomanan Gelar Rakor Pengajar MDA Al-Qur'an di SDN Pujokusuman



Yogyakarta — Mengawali tahun pelajaran 2026/2027, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Suhartanto, S.Ag., memimpin rapat koordinasi bersama para pengajar Madrasah Diniyah Al-Qur'an (MDA) di SDN Pujokusuman, Kemantren Mergangsan, pada Rabu (29/07/2026). Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program pembelajaran sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Agama Kota Yogyakarta di bidang pemberantasan buta baca dan tulis Al-Qur'an bagi peserta didik usia sekolah.

Dalam arahannya, Suhartanto menyampaikan bahwa pada awal tahun pelajaran baru, MDA SDN Pujokusuman akan memfokuskan kegiatan pada pemetaan kemampuan awal peserta didik. Melalui asesmen tersebut, para pengajar dapat mengetahui sejauh mana kemampuan membaca maupun menulis huruf Al-Qur'an, khususnya penguasaan Iqra', sehingga proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing peserta didik. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.


Rapat koordinasi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarpengajar dalam mewujudkan layanan pendidikan Al-Qur'an yang berkualitas. Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik, KUA Gondomanan optimistis program pemberantasan buta baca dan tulis Al-Qur'an di lingkungan sekolah dasar dapat berjalan optimal serta memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi Qur'ani yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Dampingi Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an bagi Personel Polsek Gondomanan


Yogyakarta (KUA Gondomanan) — Sebagai wujud sinergi dalam penguatan pembinaan mental spiritual aparatur negara, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan mendampingi pelaksanaan Program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an (PBHQ) bagi personel Polsek Gondomanan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitul Mustaqim, kompleks Polsek Gondomanan, pada Rabu (29/7/2026).

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an bagi anggota kepolisian melalui pembelajaran yang sistematis, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, penerapan kaidah tajwid dasar, hingga peningkatan kelancaran membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Tim Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan memberikan pendampingan dengan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan mudah dipahami, sehingga proses belajar berlangsung dalam suasana yang hangat, nyaman, dan penuh semangat.


Kapolsek beserta jajaran Polsek Gondomanan menyampaikan apresiasi atas kontribusi KUA Gondomanan dalam mendukung pembinaan keagamaan bagi personel kepolisian. Kegiatan ini dinilai memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter personel yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki ketenangan batin dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, KUA Kemantren Gondomanan dan Polsek Gondomanan berharap sinergi pembinaan keagamaan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan aparatur yang profesional, humanis, dan religius.