Senin, 13 April 2026

Lentera Madhu KUA Gondomanan: Samlawi Ersyad Sampaikan Keutamaan Shalat Berjamaah


KUA Gondomanan- Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Samlawi Ersyad, melaksanakan kegiatan Lentera Madhu pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Masjid Taqarruba. Kegiatan ini digelar usai pelaksanaan shalat Dhuhur berjamaah dan diikuti oleh jamaah masjid dengan penuh antusias.

Dalam penyampaiannya, Samlawi Ersyad menguraikan pentingnya menjaga shalat berjamaah sebagai salah satu amalan utama dalam kehidupan seorang Muslim. Ia menegaskan bahwa shalat berjamaah tidak hanya memiliki nilai pahala yang lebih besar dibandingkan shalat sendirian, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.


Melalui kegiatan Lentera Madhu ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya shalat berjamaah semakin meningkat. KUA Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan program-program pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan umat serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam keseharian.

Penguatan Tata Kelola Layanan, KUA Gondomanan Terima Supervisi Bimas Islam


Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menerima kegiatan supervisi dan monitoring Triwulan I Tahun 2025 dari Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya evaluasi dan pembinaan kinerja KUA dalam menjalankan layanan keagamaan kepada masyarakat.

Supervisi tersebut mencakup berbagai aspek penting, di antaranya pengelolaan data pernikahan, pelaksanaan kepenyuluhan agama, bimbingan keluarga, serta administrasi layanan lainnya. Tim dari Bimas Islam melakukan peninjauan langsung terhadap kelengkapan data, kesesuaian pelaporan, serta implementasi program kerja yang telah dilaksanakan selama Triwulan I.


Melalui kegiatan ini, diharapkan KUA Gondomanan dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan administrasi secara profesional, akuntabel, dan transparan. Hasil supervisi juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kinerja ke depan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

KUA Gondomanan Gelar Penyusunan SKP Tahun 2026 Secara Terpadu


Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2026 pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KUA Gondomanan dan dipimpin langsung oleh Kepala KUA Gondomanan bersama seluruh jajaran pegawai.

Dalam arahannya, Kepala KUA Gondomanan Bapak Mahmudi, S.Ag. menekankan pentingnya penyusunan SKP sebagai instrumen utama dalam perencanaan kinerja pegawai yang terukur, akuntabel, dan selaras dengan target organisasi. Ia juga mengingatkan agar setiap pegawai dapat menyusun SKP secara cermat dan realistis, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan komitmen seluruh pegawai dalam menyusun serta merealisasikan SKP Tahun 2026 secara optimal. Dengan perencanaan kinerja yang baik, KUA Gondomanan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan berkualitas kepada masyarakat.

Kamis, 09 April 2026

Layanan Prima di MPP Balaikota: Penyuluh KUA Gondomanan Aktif Layani Konsultasi Masyarakat



Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I, melaksanakan tugas piket jaga di Gerai Kementerian Agama Kota Yogyakarta yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam memberikan akses konsultasi keagamaan yang mudah dan cepat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Astuti tampak aktif melayani berbagai kebutuhan konsultasi, mulai dari pra nikah hingga informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji. Masyarakat yang datang memanfaatkan layanan ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih jelas terkait prosedur, persyaratan, serta bimbingan awal sebelum melaksanakan ibadah maupun pernikahan. Pelayanan dilakukan secara komunikatif dan responsif sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

Keberadaan gerai Kemenag di MPP Balaikota Yogyakarta diharapkan mampu mendekatkan layanan kepada masyarakat secara terpadu dalam satu lokasi. Melalui keterlibatan penyuluh agama, KUA Gondomanan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi dan konsultasi keagamaan kepada masyarakat luas.

Menanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini: Penyuluh KUA Gondomanan Hadir di SDN Glagah


Upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Gondomanan. Pada Kamis, 9 April 2026, kegiatan bimbingan Al-Qur’an dilaksanakan di SDN Glagah dengan menghadirkan penyuluh Achmad Muslih, S.Hum. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan bagi peserta didik agar semakin dekat dengan Al-Qur’an sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, bimbingan dilakukan secara personal dan interaktif, di mana siswa mendapatkan pendampingan langsung dalam membaca Al-Qur’an. Penyuluh memberikan arahan terkait pelafalan huruf hijaiyah, tajwid, serta pemahaman dasar dalam membaca dengan baik dan benar. Pendekatan yang digunakan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang kuat. Melalui kehadiran penyuluh agama Islam di lingkungan sekolah, sinergi antara pendidikan formal dan pembinaan spiritual dapat terus terjalin guna mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia.

Semangat Belajar Tanpa Batas: Bimbingan Al-Qur’an KUA Gondomanan Sentuh Masyarakat


Kegiatan bimbingan Al-Qur’an yang diinisiasi oleh Penyuluh KUA Kemantren Gondomanan kembali terlaksana dengan penuh khidmat pada Kamis, 09 April 2026, bertempat di Majlis Taklim Muttaqien Pasar Beringharjo. Para peserta yang didominasi oleh ibu-ibu tampak antusias mengikuti pembelajaran yang dipandu secara langsung oleh penyuluh agama Islam. Suasana kebersamaan dan semangat belajar terlihat jelas dalam setiap sesi yang berlangsung.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan membaca Al-Qur’an secara intensif, mulai dari pengenalan tajwid hingga perbaikan makharijul huruf. Metode pembelajaran dilakukan secara tatap muka dan personal, sehingga setiap peserta memperoleh perhatian sesuai dengan kemampuan masing-masing. Interaksi yang hangat antara penyuluh dan peserta turut menciptakan suasana belajar yang nyaman dan efektif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Penyuluh Agama Islam yang bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. Melalui bimbingan yang berkelanjutan di Majlis Taklim Muttaqien Pasar Beringharjo, diharapkan nilai-nilai keislaman semakin tertanam kuat serta mampu membentuk pribadi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Sentuhan Pembinaan Spiritual di Lapas: Penyuluh KUA Gondomanan Rutin Bimbing Warga Binaan


Kegiatan pembinaan keagamaan kembali dilaksanakan oleh Penyuluh KUA Kemantren Gondomanan pada Kamis, 09 April 2026, bertempat di Lapas Kelas IIA Wirogunan Yogyakarta. Dalam kegiatan tersebut, dua penyuluh, Achmad Muslih, S.Hum dan Samlawi Ersyad, S.Ag, memberikan bimbingan Al-Qur’an kepada warga binaan dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan pemahaman keagamaan serta pembinaan mental spiritual bagi para peserta.

Bimbingan Al-Qur’an dilaksanakan secara interaktif dengan metode pembelajaran yang menyesuaikan kemampuan peserta, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga perbaikan bacaan (tahsin). Para warga binaan terlihat aktif mengikuti setiap sesi, menunjukkan semangat belajar yang tinggi sebagai bagian dari proses memperbaiki diri. Kehadiran penyuluh diharapkan mampu memberikan motivasi dan harapan baru dalam menjalani masa pembinaan.

Kegiatan ini merupakan program rutin dan terjadwal yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam se-Kota Yogyakarta sebagai bentuk sinergi dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat, termasuk di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Dengan adanya program ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan dapat semakin tertanam, sehingga para warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal spiritual yang lebih baik.