Selasa, 11 Agustus 2026

Khataman Al-Qur'an Jadi Momentum Syukur, Penyuluh KUA Gondomanan Sampaikan Keutamaan Membaca Kalam Ilahi


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., memberikan kultum pada kegiatan Majelis Taklim Muttaqien di Masjid Muttaqien Pasar Beringharjo, Selasa (11/8/2026). Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema keutamaan membaca Al-Qur'an serta pahala bagi orang yang istiqamah hingga mengkhatamkan bacaan Al-Qur'an, sebagai motivasi bagi jamaah untuk semakin mencintai dan membiasakan interaksi dengan kitab suci dalam kehidupan sehari-hari.

Achmad Muslih menyampaikan bahwa setiap huruf Al-Qur'an yang dibaca bernilai pahala, sementara mengkhatamkan Al-Qur'an merupakan amalan mulia yang menunjukkan ketekunan, kesabaran, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Beliau juga mengajak jamaah agar tidak berhenti setelah khatam, melainkan terus mengulang bacaan, mentadabburi maknanya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan. Suasana majelis semakin khidmat dan penuh rasa syukur karena pada kesempatan tersebut dua orang jamaah menggelar syukuran khataman Al-Qur'an sebagai ungkapan terima kasih atas nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan KUA Gondomanan melalui sinergi bersama majelis taklim di wilayah binaan. Melalui kegiatan rutin seperti ini, KUA Gondomanan terus berkomitmen memperkuat budaya literasi Al-Qur'an di tengah masyarakat, sehingga semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan umat.

Lentera Madhu KUA Gondomanan Ajak Jamaah Meneladani Perjalanan Hidup Nabi Yusuf melalui Tadabbur Al-Qur'an


 YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., melaksanakan kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Masjid Al Muhsin. Kegiatan yang merupakan salah satu program bimbingan dan penyuluhan KUA Gondomanan ini diikuti oleh jamaah sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Achmad Muslih mengajak jamaah mentadaburi fase-fase kehidupan Nabi Yusuf AS sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur'an. Beliau menjelaskan bahwa perjalanan Nabi Yusuf dimulai dari sumur, kemudian memasuki istana, dilanjutkan dengan ujian di penjara, sebelum akhirnya Allah SWT mengangkat derajat beliau sebagai pemimpin yang mulia. Rangkaian ujian tersebut menjadi pelajaran bahwa setiap proses kehidupan memiliki hikmah, dan kesabaran serta keimanan akan mengantarkan seseorang pada pertolongan Allah. Puncak perjalanan itu menjadi bukti terwujudnya mimpi Nabi Yusuf sebagaimana termaktub dalam Surah Yusuf ayat 4.

Melalui program Lentera Madhu, KUA Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang relevan, inspiratif, dan membumi bagi masyarakat. Diharapkan, nilai-nilai keteladanan Nabi Yusuf AS dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk tetap teguh menghadapi setiap ujian kehidupan, meyakini bahwa setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari rencana terbaik Allah SWT menuju kehidupan yang lebih baik.

Senin, 10 Agustus 2026

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Perkuat Literasi Al-Qur'an Siswa SDN Sayidan Melalui Bimbingan Intensif


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan Bimbingan Al-Qur'an bagi siswa SDN Sayidan pada Senin (10/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan baca tulis Al-Qur'an yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid.

Bimbingan dilaksanakan secara langsung dalam kelompok-kelompok kecil sehingga setiap siswa memperoleh pendampingan yang lebih optimal sesuai kemampuan masing-masing. Para penyuluh memberikan pembelajaran mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, kelancaran membaca, hingga pembenahan makharijul huruf dan tajwid. Metode pembelajaran yang komunikatif dan interaktif diterapkan agar peserta didik lebih mudah memahami materi serta termotivasi untuk terus belajar.

Melalui kegiatan ini, KUA Gondomanan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan literasi keagamaan di lingkungan sekolah. Sinergi antara KUA Gondomanan dan SDN Sayidan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cakap membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal membangun akhlak mulia dan karakter yang berintegritas.

Semarak HUT Ke-81 RI, Seluruh Pegawai KUA Gondomanan Gotong Royong Percantik Kantor dengan Nuansa Merah Putih


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, seluruh pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan menghias lingkungan kantor dengan ornamen bernuansa merah putih pada Senin (10/8/2026). Kegiatan dilakukan secara gotong royong sebagai wujud partisipasi aktif dalam menyambut bulan kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan kerja.

Berbagai dekorasi, seperti umbul-umbul, bendera Merah Putih, dan hiasan tematik kemerdekaan dipasang di area pelayanan dan halaman kantor. Selain mempercantik tampilan kantor, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan suasana yang lebih semarak, nyaman, dan membangkitkan semangat kebangsaan bagi pegawai maupun masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan di KUA Gondomanan.

Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., mengapresiasi kekompakan seluruh jajaran dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan para pegawai merupakan implementasi nilai persatuan yang menjadi ruh peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui momentum HUT RI ke-81, KUA Gondomanan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan berkualitas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

KUA Gondomanan Raih Juara III Layanan KUA Triwulan II, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Nikah


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Prestasi membanggakan kembali diraih Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan. Pada apel pagi yang diselenggarakan Senin (10/8/2026), Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menerima Piagam Penghargaan Juara III Layanan KUA Triwulan II Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja KUA Gondomanan dalam penyelenggaraan layanan administrasi nikah, khususnya pada aspek penilaian administrasi nikah, kelengkapan berkas, serta ketertiban administrasi layanan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen KUA Gondomanan dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran pegawai yang secara konsisten menjaga kualitas pelayanan sesuai standar operasional, sekaligus terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan administrasi dan layanan kepada masyarakat.

Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas, serta mewujudkan pelayanan KUA yang semakin cepat, tepat, transparan, dan terpercaya sesuai semangat reformasi birokrasi Kementerian Agama.

Rabu, 05 Agustus 2026

KUA dan Polsek Gondomanan Resmikan Kerja Sama Pengentasan Buta Aksara Al-Qur'an dan Penguatan Akidah


 

YOGYAKARTA — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., didampingi oleh Tim Penyuluh Agama Islam, menghadiri sekaligus menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, S.H., M.H., di serambi Masjid Baitul Mustaqim, komplek Polsek Gondomanan.


Kerja sama strategis ini berfokus pada program Pengentasan Buta Aksara Al-Qur'an serta Penguatan Akidah Islam yang sesuai dengan tuntunan syariat bagi seluruh jajaran personel kepolisian di wilayah Gondomanan.

Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen KUA dalam memberikan pelayanan keagamaan yang merata, termasuk bagi aparat penegak hukum. "Sinergi ini diharapkan tidak hanya mengentaskan buta aksara Al-Qur'an, tetapi juga memperkuat benteng moral dan akidah para anggota dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, S.H., M.H., menyambut baik kolaborasi ini. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani agar para personel senantiasa memiliki landasan spiritual yang kokoh.

Melalui penandatanganan kesepakatan ini, pembinaan keagamaan oleh Tim Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan akan dijadwalkan secara berkala di Masjid Baitul Mustaqim komplek Polsek Gondomanan.

Selasa, 04 Agustus 2026

Bentengi Diri dari Maksiat, Penyuluh KUA Gondomanan Beri Bimbingan di MT Muttaqin


 

YOGYAKARTA (KUA GONDOMANAN)– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan kembali menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan rutin. Kali ini, kegiatan bertempat di Majelis Taklim (MT) Muttaqin pada Selasa (04/08/2026).

Selain menyampaikan materi bimbingan rutin, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Samlawi Ersyad, turut memberikan kultum singkat yang penuh makna di sela-sela kegiatan.

Dalam tausiyahnya, Samlawi Ersyad menekankan pentingnya menjaga kesucian hati dan perilaku di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia memaparkan 3 hal utama yang dapat menjadi benteng kokoh bagi seorang muslim agar terhindar dari perbuatan maksiat yaitu:

1. Senantiasa Mendatangi Majelis Taklim dan Masjid

Memakmurkan masjid dan aktif mengikuti majelis taklim bukan sekadar menuntut ilmu, tetapi juga upaya menjaga lingkungan sosial yang positif. Berada di sekitar orang-orang saleh akan saling mengingatkan dalam kebaikan dan meminimalkan peluang untuk berbuat maksiat.

2. Rutin Membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah penawar (syifa) dan petunjuk hidup. Dengan membiasakan diri membaca, mengkaji, dan mengamalkan Al-Qur'an setiap hari, hati akan menjadi tenang serta membendung dorongan-dorongan negatif dalam diri.

3. Memperbanyak Dzikir Mengingat Allah SWT

Sentiasa berdzikir memupuk rasa Muraqabah—yakni perasaan bahwa Allah SWT selalu mengawasi setiap gerak-gerik kita. Hati yang selalu tersambung dan ingat kepada Allah akan merasa malu serta takut ketika hendak melanggar perintah-Nya.




Melalui kegiatan bimbingan rutin ini, KUA Kemantren Gondomanan berharap jamaah MT Muttaqin dapat terus memelihara keistiqomahan dalam beribadah serta mampu menerapkan tiga benteng spiritual tersebut dalam kehidupan sehari-hari.