Rabu, 05 Agustus 2026

KUA dan Polsek Gondomanan Resmikan Kerja Sama Pengentasan Buta Aksara Al-Qur'an dan Penguatan Akidah


 

YOGYAKARTA — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., didampingi oleh Tim Penyuluh Agama Islam, menghadiri sekaligus menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, S.H., M.H., di serambi Masjid Baitul Mustaqim, komplek Polsek Gondomanan.


Kerja sama strategis ini berfokus pada program Pengentasan Buta Aksara Al-Qur'an serta Penguatan Akidah Islam yang sesuai dengan tuntunan syariat bagi seluruh jajaran personel kepolisian di wilayah Gondomanan.

Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen KUA dalam memberikan pelayanan keagamaan yang merata, termasuk bagi aparat penegak hukum. "Sinergi ini diharapkan tidak hanya mengentaskan buta aksara Al-Qur'an, tetapi juga memperkuat benteng moral dan akidah para anggota dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Gondomanan, AKP Basungkawa, S.H., M.H., menyambut baik kolaborasi ini. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani agar para personel senantiasa memiliki landasan spiritual yang kokoh.

Melalui penandatanganan kesepakatan ini, pembinaan keagamaan oleh Tim Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan akan dijadwalkan secara berkala di Masjid Baitul Mustaqim komplek Polsek Gondomanan.

Selasa, 04 Agustus 2026

Bentengi Diri dari Maksiat, Penyuluh KUA Gondomanan Beri Bimbingan di MT Muttaqin


 

YOGYAKARTA (KUA GONDOMANAN)– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan kembali menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan rutin. Kali ini, kegiatan bertempat di Majelis Taklim (MT) Muttaqin pada Selasa (04/08/2026).

Selain menyampaikan materi bimbingan rutin, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Samlawi Ersyad, turut memberikan kultum singkat yang penuh makna di sela-sela kegiatan.

Dalam tausiyahnya, Samlawi Ersyad menekankan pentingnya menjaga kesucian hati dan perilaku di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia memaparkan 3 hal utama yang dapat menjadi benteng kokoh bagi seorang muslim agar terhindar dari perbuatan maksiat yaitu:

1. Senantiasa Mendatangi Majelis Taklim dan Masjid

Memakmurkan masjid dan aktif mengikuti majelis taklim bukan sekadar menuntut ilmu, tetapi juga upaya menjaga lingkungan sosial yang positif. Berada di sekitar orang-orang saleh akan saling mengingatkan dalam kebaikan dan meminimalkan peluang untuk berbuat maksiat.

2. Rutin Membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah penawar (syifa) dan petunjuk hidup. Dengan membiasakan diri membaca, mengkaji, dan mengamalkan Al-Qur'an setiap hari, hati akan menjadi tenang serta membendung dorongan-dorongan negatif dalam diri.

3. Memperbanyak Dzikir Mengingat Allah SWT

Sentiasa berdzikir memupuk rasa Muraqabah—yakni perasaan bahwa Allah SWT selalu mengawasi setiap gerak-gerik kita. Hati yang selalu tersambung dan ingat kepada Allah akan merasa malu serta takut ketika hendak melanggar perintah-Nya.




Melalui kegiatan bimbingan rutin ini, KUA Kemantren Gondomanan berharap jamaah MT Muttaqin dapat terus memelihara keistiqomahan dalam beribadah serta mampu menerapkan tiga benteng spiritual tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Senin, 03 Agustus 2026

Lentera Madhu Terangi Hati, Penyuluh KUA Gondomanan Ajak Jamaah Jaga Kebersihan Hati


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Samlawi Ersyad, S.Ag., melaksanakan kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) di Masjid Taqarruba, Yogyakarta, pada Senin (3/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Samlawi menyampaikan materi bertema "Hal-Hal yang Merusak dan Mematikan Hati" sebagai penguatan spiritual bagi jamaah agar senantiasa menjaga kebersihan hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiahnya, Samlawi menjelaskan bahwa hati dapat menjadi keras dan jauh dari hidayah Allah SWT apabila seseorang terbiasa melakukan maksiat, terlalu banyak tertawa, bergaul dengan lingkungan yang buruk, berlebihan dalam makan dan minum, serta lalai mengingat Allah. Karena itu, ia mengajak jamaah untuk memperbanyak dzikir, menjaga salat, memilih pergaulan yang saleh, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup agar hati senantiasa hidup dengan keimanan.

Melalui program Lentera Madhu, KUA Gondomanan terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang rutin dan berkesinambungan di tengah masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Taqarruba ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas keimanan jamaah, membentuk pribadi yang berakhlak mulia, serta menumbuhkan semangat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan amal saleh.

Syukuri Kemerdekaan dengan Ibadah, Penyuluh KUA Gondomanan Laksanakan Bimbingan Al-Qur'an di Rutan Kelas IIA Yogyakarta



 YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Suhartanto, S.Ag., bersama para penyuluh agama Islam yang bertugas, melaksanakan Bimbingan Al-Qur'an bagi warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Yogyakarta pada Senin (3/8/2026). Kegiatan diawali dengan kultum yang disampaikan oleh Eko Agus Wibowo, S.Sos.I. dengan tema "Mensyukuri Kemerdekaan dengan Meningkatkan Ketaatan Beribadah", mengajak warga binaan memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri melalui shalat, membaca Al-Qur'an, dan memperbanyak amal saleh.

Usai kultum, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan membaca Al-Qur'an secara berkelompok sesuai kemampuan masing-masing peserta. Para penyuluh memberikan pendampingan dalam pelafalan huruf hijaiyah, penerapan kaidah tajwid, serta motivasi agar warga binaan terus meningkatkan kualitas ibadah sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, KUA Gondomanan bersama para penyuluh agama berkomitmen mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan. Diharapkan, bimbingan Al-Qur'an ini menjadi sarana membangun karakter yang religius, menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih bermakna, serta menguatkan nilai-nilai keimanan dalam mengisi kemerdekaan dengan amal dan pengabdian.

Semangat Belajar Al-Qur'an Menggema di SDN Sayidan Bersama Penyuluh KUA Gondomanan

 


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur'an bagi siswa Madrasah Diniyah Al-Qur'an di SDN Sayidan, pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Gondomanan dalam mendukung peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an sekaligus membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlakul karimah sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, para penyuluh memberikan pendampingan membaca Al-Qur'an secara bertahap sesuai kemampuan siswa, dengan penekanan pada pengenalan huruf hijaiyah, makharijul huruf, serta penerapan kaidah tajwid. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh keakraban, sehingga para siswa terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.



Melalui program Madrasah Diniyah Al-Qur'an, KUA Gondomanan terus memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama di bidang pemberantasan buta huruf Al-Qur'an. Diharapkan, kegiatan yang dilaksanakan secara berkesinambungan ini mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an serta melahirkan insan yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

KUA Gondomanan Perkuat Literasi Al-Qur'an Siswa melalui Madrasah Diniyah di SD Vidya Qasana


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I. dan Samlawi Ersyad, S.Ag., melaksanakan kegiatan Madrasah Diniyah Al-Qur'an di SD Vidya Qasana pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Gondomanan dalam mendukung peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik sejak usia dini.

Dalam pembelajaran, para penyuluh memberikan bimbingan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, pembinaan akhlak, serta motivasi kepada para siswa agar semakin mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.



Melalui program Madrasah Diniyah Al-Qur'an, KUA Gondomanan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dalam mendukung program prioritas Kementerian Agama di bidang peningkatan literasi Al-Qur'an. Diharapkan, kegiatan ini mampu membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur'an sebagai landasan karakter dan kehidupan.

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Matangkan Persiapan FASI 2026 Bersama Badko TKA/TPA



YOGYAKARTA (KUA GONDOMANAN) — Dalam rangka menyambut dan mematangkan agenda tahunan Festival Anak Sholeh se-Kemantren Gondomanan, Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Astuti, S.H.I., menggelar rapat musyawarah bersama jajaran Pengurus Badko TKA/TPA Gondomanan. Pertemuan tersebut berlangsung dengan khidmat di Mushola Tabligh Prawirodirjan, Gondomanan, pada Sabtu (1/8/2026).

Musyawarah ini diselenggarakan sebagai langkah awal koordinasi teknis guna mengkondisikan pelaksanaan Festival Anak Sholeh yang dijadwalkan bakal dihelat pada bulan September 2026 mendatang.

Dalam ruang diskusi tersebut, sejumlah poin strategis disepakati oleh seluruh jajaran pengurus Badko TKA/TPA dan pihak KUA Gondomanan, antara lain: Pembentukan Kepanitiaan, Penetapan Cabang Lomba, dan Teknis & Tempat Pelaksanaan. 


"Festival Anak Sholeh bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wahana silaturahmi sekaligus panggung bagi anak-anak kita untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan pada Al-Qur'an, dan akhlakul karimah sejak dini," ujar Astuti, S.H.I. di sela-sela kegiatan.

Melalui musyawarah ini, KUA Gondomanan bersama Badko TKA/TPA berharap seluruh ustadz/ustadzah dan pengurus TKA/TPA di wilayah Kemantren Gondomanan dapat bersinergi aktif menyukseskan gelaran tersebut. Dengan persiapan yang matang sejak awal bulan Agustus ini, Festival Anak Sholeh se-Kemantren Gondomanan pada September 2026 mendatang diharapkan dapat berjalan dengan semarak, lancar, serta melahirkan generasi muda Islam yang berprestasi dan berkarakter.