Hari Raya Idul Adha adalah salah satu momentum yang dinanti umat muslim diseluruh dunia, termasuk di negara Indonesia. Lenguhan sapi dan embikan kambing/ domba bersahutan dengan suara takbir yang menggema, menghadirkan suasana yang khas ditempat penyembelihan hewan kurban. Antusias panitia kurban terlihat jelas dari penyembelihan, pengulitan dan penimbangan. Seluruh proses harus higienis dan sesuai syariat Islam. Senyum masyarakat yang menerima bungkusan daging kurban menjadikan suasana semakin hangat.
Namun, tahukah Anda apa yang membuat ibadah kurban terasa jauh lebih indah? Yaitu ketika manfaatnya bisa dirasakan oleh siapa saja, tanpa perlu bertanya apa latar belakang, suku, atau bahkan agama mereka. Download
Ada sebuah pertanyaan di tengah masyarakat kita, "Bolehkah daging kurban ini dibagikan kepada tetangga kita yang non-muslim?" Jawabannya bukan cuma boleh, tapi sangat dianjurkan! Islam adalah agama yang penuh kasih sayang (rahmatan lil 'alamin). Hewan kurban yang kita sembelih bukan sekadar ibadah kepada Allah, tetapi juga jembatan sosial untuk mempererat hubungan antar manusia.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Mumtahanah ayat 8 :
لَا يَنْهٰىكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ لَمْ يُقَاتِلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ وَلَمْ يُخْرِجُوْكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْ اَنْ تَبَرُّوْهُمْ وَتُقْسِطُوْٓا اِلَيْهِمْۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ
"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak mengusirmu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (QS. Al-Mumtahanah: 8)
Dalam sebuah hadits, dikisahkan bahwa sahabat Nabi, Abdullah bin Amr, pernah menyembelih kambing di rumahnya. Begitu selesai, pertanyaan pertama yang keluar dari lisannya adalah:
"Apakah kalian sudah memberi hadiah kepada tetangga kita yang Yahudi? Apakah kalian sudah memberi hadiah kepada tetangga kita yang Yahudi?"
Kemudian ia berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: 'Malaikat Jibril senantiasa berwasiat kepadaku untuk berbuat baik kepada tetangga, sampai-sampai aku mengira tetangga itu akan ikut menerima warisan.'" (HR. Tirmidzi)
Rasulullah mengajarkan kepada kita bahwa ibadah kurban meliliki nilai sosial yang sangat tinggi lantaran berbagi tanpa memandang suku, ras maupun agama orang lain. Melalui sepotong daging kurban, kita sedang mengirimkan pesan damai utamanya kepda tetangga kita “Kita hidup berdampingan, dan kebahagiaan hari ini adalah milik kita bersama.” (Astuti)
====================== Download ========================




