Yogyakarta (24/7/2026) – Kepala KUA Kemantren Gondomanan Mahmudi, S.Ag., didampingi Penyuluh Agama Islam Suhartanto, S.Ag., beserta seluruh staf KUA Gondomanan turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti pembersihan Sungai Code pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkompimtren) Gondomanan dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta bergotong royong membersihkan sampah dan material yang berpotensi menghambat aliran Sungai Code. Kehadiran KUA Gondomanan menjadi bagian dari implementasi program Ekoteologi Kementerian Agama, yaitu penguatan nilai-nilai keagamaan yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian alam. Ekoteologi menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan tidak melakukan kerusakan terhadap lingkungan. Nilai tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-A'raf ayat 56 yang mengingatkan agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Dengan demikian, menjaga kebersihan Sungai Code bukan hanya merupakan aksi sosial, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran agama dan wujud ibadah yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkompimtren, dan Kementerian Agama merupakan langkah strategis dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan sungai mencerminkan nilai-nilai moderasi beragama, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap ciptaan Allah SWT. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian Sungai Code terus meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.



