Yogyakarta
(Humas) — Dalam upaya memperkuat ketahanan
keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa, KUA Gondomanan melalui Program PUSAKA
SAKINAH (Pusat Layanan Keluarga Sakinah) menyelenggarakan kegiatan
pembinaan keluarga di Kelurahan Prawirodirjan pada Senin (28/6/2028).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan
layanan pembinaan keluarga yang edukatif, preventif, dan berkelanjutan hingga
ke tingkat masyarakat.
Kepala KUA
Gondomanan dalam penyampaiannya mengajak masyarakat membangun keluarga sakinah
melalui pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keluarga yang kokoh lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan
secara istiqamah, yaitu senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT, mengawali
masuk rumah dengan menyebut nama Allah, membiasakan membaca Al-Qur'an di rumah,
memuliakan tamu, menjaga lisan dari perkataan yang menyakiti, memberi manfaat
bagi tetangga dan sesama, serta menumbuhkan kasih sayang di antara seluruh
anggota keluarga.
Ia
menegaskan bahwa ketahanan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab setiap
rumah tangga, tetapi juga merupakan investasi sosial yang menentukan kualitas
generasi penerus dan kemajuan bangsa. Oleh karena itu, pembinaan keluarga harus
terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
Melalui Program PUSAKA SAKINAH,
KUA Gondomanan berkomitmen menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus
pada administrasi perkawinan, tetapi juga pada pendampingan dan penguatan
keluarga agar mampu mewujudkan rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan
berakhlak mulia. Diharapkan, nilai-nilai keluarga sakinah yang terus ditanamkan
akan menjadi pondasi lahirnya masyarakat yang rukun, sejahtera, dan
berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa(by. Mhd).



