Dalam jajaran rombongan KUA Gondomanan, Mahmudi didampingi oleh lima orang staf serta Penyuluh Agama Islam, Achmad Muslih, S.Hum. Kehadiran penuh tim KUA ini tidak hanya sekadar memenuhi undangan protokoler, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menjaga sinergi antara instansi keagamaan dan pemerintah wilayah. Jalannya upacara berlangsung tertib dengan memadukan unsur kebangsaan yang kental di kawasan cagar budaya yang kaya akan nilai sejarah tersebut.
Momen puncaknya terjadi saat Achmad Muslih, S.Hum., dipercaya memimpin pembacaan doa dalam rangkaian upacara tersebut. Dengan untaian doa yang mendalam dan puitis, Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan tersebut mengajak seluruh peserta upacara memohon keberkahan, kedamaian, serta kemajuan bagi bangsa Indonesia di usia yang ke-81 tahun. Pembacaan doa yang berlangsung penuh kekhusyukan tersebut sukses menutup prosesi upacara dengan suasana spiritual yang menyatukan seluruh elemen peserta.

