Selasa, 04 Agustus 2026

Bentengi Diri dari Maksiat, Penyuluh KUA Gondomanan Beri Bimbingan di MT Muttaqin


 

YOGYAKARTA (KUA GONDOMANAN)– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan kembali menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan rutin. Kali ini, kegiatan bertempat di Majelis Taklim (MT) Muttaqin pada Selasa (04/08/2026).

Selain menyampaikan materi bimbingan rutin, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Samlawi Ersyad, turut memberikan kultum singkat yang penuh makna di sela-sela kegiatan.

Dalam tausiyahnya, Samlawi Ersyad menekankan pentingnya menjaga kesucian hati dan perilaku di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia memaparkan 3 hal utama yang dapat menjadi benteng kokoh bagi seorang muslim agar terhindar dari perbuatan maksiat yaitu:

1. Senantiasa Mendatangi Majelis Taklim dan Masjid

Memakmurkan masjid dan aktif mengikuti majelis taklim bukan sekadar menuntut ilmu, tetapi juga upaya menjaga lingkungan sosial yang positif. Berada di sekitar orang-orang saleh akan saling mengingatkan dalam kebaikan dan meminimalkan peluang untuk berbuat maksiat.

2. Rutin Membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah penawar (syifa) dan petunjuk hidup. Dengan membiasakan diri membaca, mengkaji, dan mengamalkan Al-Qur'an setiap hari, hati akan menjadi tenang serta membendung dorongan-dorongan negatif dalam diri.

3. Memperbanyak Dzikir Mengingat Allah SWT

Sentiasa berdzikir memupuk rasa Muraqabah—yakni perasaan bahwa Allah SWT selalu mengawasi setiap gerak-gerik kita. Hati yang selalu tersambung dan ingat kepada Allah akan merasa malu serta takut ketika hendak melanggar perintah-Nya.




Melalui kegiatan bimbingan rutin ini, KUA Kemantren Gondomanan berharap jamaah MT Muttaqin dapat terus memelihara keistiqomahan dalam beribadah serta mampu menerapkan tiga benteng spiritual tersebut dalam kehidupan sehari-hari.