Minggu, 23 Agustus 2026

Staf KUA Gondomanan Ikut dan Hadir Jalan Sehat, Senam, dan Pentas Seni HUT ke-81 RI di Kampung Sayidan


Yogyakarta – Warga Kampung Sayidan menggelar rangkaian kegiatan meriah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu pagi, 23 Agustus 2026. Dimulai pukul 07.00 WIB, kegiatan yang mengusung tema kebersamaan ini menghadirkan jalan sehat, senam bersama, hingga pentas seni yang diikuti antusias oleh warga dari berbagai kalangan usia. Staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gondomanan, Novi Siti Fatonah, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan dan sinergi lintas sektoral dalam memeriahkan semangat kemerdekaan di tingkat kampung.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Mantri Pamong Praja atau Camat Gondomanan, Kepala Puskesmas setempat, serta perwakilan dari berbagai unsur lintas sektoral lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan, sekaligus mempererat hubungan antara instansi pemerintah dengan warga dalam menyambut hari kemerdekaan bangsa.

Rangkaian acara jalan sehat, senam, dan pentas seni di Kampung Sayidan ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan warga dalam merayakan kemerdekaan. Selain menyehatkan jasmani melalui olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas sektoral yang mempererat sinergi antara pemerintah kecamatan, layanan kesehatan, KUA, dan masyarakat, sejalan dengan semangat HUT ke-81 RI yang mengedepankan persatuan dan kebersamaan.

Penyuluh KUA Gondomanan Hadir dan Meriahkan Pentas Seni HUT ke-81 RI di Yudhonegaran


 Yogyakarta – Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai kawasan Yudhonegaran pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Penyuluh Agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gondomanan, Suhartanto, turut hadir dalam kegiatan Pentas Seni yang digelar warga setempat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang berlangsung mulai pukul 18.30 WIB ini menjadi ajang kebersamaan masyarakat untuk merayakan semangat kemerdekaan melalui berbagai penampilan seni dan budaya.

Kehadiran Suhartanto dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen KUA Gondomanan untuk senantiasa dekat dan bersinergi dengan masyarakat, tidak hanya dalam urusan keagamaan, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan yang mempererat tali persaudaraan antarwarga. Pentas seni yang menampilkan berbagai kreativitas warga Yudhonegaran ini disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, yang turut memeriahkan malam perayaan kemerdekaan tersebut.

Melalui kehadiran para tokoh dan penyuluh agama dalam kegiatan semacam ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dan persatuan dapat terus tertanam kuat di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Kegiatan Pentas Seni HUT ke-81 RI di Yudhonegaran ini pun menjadi bukti nyata bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, melainkan juga melalui kebersamaan dan ekspresi budaya yang menghidupkan semangat cinta tanah air.

Kamis, 20 Agustus 2026

Bimbingan Perkawinan KUA Gondomanan Bekali Calon Pengantin Hadapi Kehidupan Rumah Tangga


 

Yogyakarta – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Balai Nikah KUA Gondomanan. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–12.00 WIB tersebut diikuti para peserta calon pengantin sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan penuh tanggung jawab.

Bimbingan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Penyuluh Keluarga Berencana Veronica Fara, S.Sos., Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan Suhartanto, S.Ag., serta Penghulu KUA Gondomanan M. Tsani Asykuri, S.Th.I. Ketiganya memberikan pembekalan dari perspektif keluarga berencana, keagamaan, serta kesiapan membangun kehidupan perkawinan. Sementara itu, Astuti, S.H.I. bertugas sebagai moderator yang memandu jalannya kegiatan sehingga materi dapat tersampaikan secara komunikatif dan interaktif.

Dalam penyampaian materi, para narasumber juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam melahirkan generasi yang berkualitas. Calon pengantin dibekali pemahaman bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, kesehatan, dan masa depan anak. Oleh karena itu, perencanaan keluarga yang matang menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik.


Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu periode emas sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pada fase ini, asupan gizi, pola asuh, serta perhatian orang tua sangat menentukan tumbuh kembang anak. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran calon pengantin akan pentingnya kesiapan sejak awal pernikahan dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

Tidak kalah penting, Bimwin juga menekankan konsep keluarga sakinah, yaitu keluarga yang dibangun atas dasar ketenangan, kasih sayang, dan rahmat Allah SWT. Keluarga sakinah diharapkan mampu menjadi tempat tumbuhnya nilai-nilai agama, komunikasi yang baik, serta penyelesaian masalah secara bijak dalam kehidupan rumah tangga.

Melalui Bimbingan Perkawinan ini, KUA Gondomanan terus mendorong lahirnya keluarga yang tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan, nilai keagamaan, komunikasi, dan tanggung jawab dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah preventif untuk membangun keluarga yang sakinah serta membekali calon pengantin agar lebih siap menghadapi dinamika kehidupan setelah pernikahan.

Rabu, 19 Agustus 2026

Percepat Legalitas Aset Tanah, KUA Gondomanan Hadiri Forum Koordinasi BMN Kemenag DIY


 

Yogyakarta (KUA Gondomanan)— KUA Gondomanan mengikuti kegiatan koordinasi lintas instansi guna mempercepat penyelesaian permasalahan dan legalitas aset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah yang diadakan oleh Kanwil Kemenag DIY. Acara yang berlangsung di Ballroom Borobudur Hotel Grand Cokro Yogyakarta hari ini rabu 19 agustus 2026. Kwgaiy ini dihadiri oleh jajaran Kemenag DIY, perwakilan instansi terkait, serta perwakilan KUA se-DIY.

Atas arahan Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., jajaran KUA Gondomanan turut hadir menyukseskan forum strategis tersebut dengan menugaskan Penghulu Moh. Tsani Asykuri, S.Th.I. Kehadiran ini menjadi bentuk komitmen KUA Gondomanan dalam mendukung langkah tertib administrasi, fisik, dan hukum atas aset negara yang digunakan untuk pelayanan keagamaan.

Dalam forum diskusi, Kasubag TU Kanwil Kemenag DIY menegaskan pentingnya kepastian dan kejelasan legalitas seluruh tanah di bawah naungan Kanwil Kemenag DIY. Penguatan legalitas ini didukung penuh oleh sinergi bersama Kawedanan Panitikisma Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY, khususnya terkait pemanfaatan tanah Sultan Ground (SG) yang digunakan untuk fasilitas KUA maupun madrasah.

Selain itu, arahan dari Kepala Biro BMN Sekretariat Jenderal Kemenag RI menekankan agar seluruh instansi di bawah Kementerian Agama melakukan pengamanan ketat terhadap seluruh aset BMN yang dikelola. Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh aset tanah Kemenag DIY memiliki legalitas hukum yang kuat demi kelancaran pelayanan publik masyarakat. (muslih)

Selasa, 18 Agustus 2026

Lentera Madhu: Kemerdekaan adalah Rahmat Allah dan Amanah Kebangsaan



Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan kultum dalam program Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) di Masjid Al Muhsin, Selasa (18/8/2026). Mengangkat tema “Kemerdekaan RI: Rahmat Allah, Nikmat Sejarah, Amanah Kebangsaan”, Mahmudi mengajak jamaah memaknai kemerdekaan Indonesia bukan sekadar momentum sejarah, tetapi sebagai anugerah, nikmat, sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dijaga bersama.

Dalam tausiyahnya, Mahmudi mengulas perjalanan panjang perjuangan bangsa Indonesia sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945. Sejak kedatangan penjajah hingga masa menjelang kemerdekaan, berbagai perjuangan di Nusantara belum berhasil sepenuhnya membebaskan bangsa dari penjajahan. Momentum berakhirnya pendudukan Jepang setelah menyerah kepada Sekutu pada Agustus 1945 kemudian membuka jalan bagi lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka. Kesadaran tersebut tercermin dalam Pembukaan UUD 1945 melalui kalimat, “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa,” yang menegaskan pengakuan para pendiri bangsa terhadap peran rahmat Allah dalam kemerdekaan Indonesia.

Lebih lanjut, Mahmudi menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan amal dan tanggung jawab kebangsaan. Menurutnya, masyarakat dapat mensyukuri kemerdekaan dengan mengingat dan mendekat kepada Allah SWT, mengisinya dengan berbagai kebaikan, serta merawat kemerdekaan sesuai fungsi dan tujuan negara. Ia juga mengajak jamaah untuk berhati-hati dalam mengelola bangsa dan seluruh kekayaan yang dimiliki serta bersama-sama menjaga dan mempertahankan kemerdekaan dari berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) demi terwujudnya Indonesia yang aman, maju, dan bermartabat.

PENTINGNYA INVESTASI AKHIRAT LEWAT AMAL JARIYAH



YOGYAKARTA (KUA GONDOMANAN) – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan pengajian Majelis Taklim (MT) Al-Muttaqin yang berlangsung pada Selasa (18/8/2026). Di sela-sela rangkaian acara, Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., hadir memberikan kuliah tujuh menit (kultum) bertajuk "Cara Mudah Meraih Amal Jariyah: Pahala yang Tidak Terputus Walaupun Sudah Meninggal Dunia".

Dalam tausiyah singkatnya, Astuti, S.H.I. menekankan pentingnya bagi setiap muslim untuk mempersiapkan bekal terbaik sebelum kehidupan di dunia berakhir. Ia mengingatkan bahwa kematian merupakan kepastian, namun pahala kebaikan dapat terus mengalir jika seseorang memiliki tabungan amal jariyah selama hidupnya.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ: إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

"Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim no. 1631)

Lebih lanjut, beliau membagikan beberapa langkah sederhana dan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk meraih amalan tersebut, di antaranya:

Sedekah Jariyah Sederhana: Menafkahkan sebagian rezeki untuk pembangunan tempat ibadah, menyumbang mukena/Al-Qur'an di masjid, hingga menyediakan air minum bagi orang yang membutuhkan.

Menebarkan Ilmu Bermanfaat: Mengajarkan kebaikan, walau hanya satu ayat atau satu keterampilan positif, yang kemudian dipraktikkan dan diteruskan oleh orang lain.

Mendidik Anak dengan Nilai Agama: Membiasakan anak-anak berakhlak mulia dan mendoakan kedua orang tua, sehingga mereka menjadi aset investasi akhirat terbesar.

Para jemaah yang hadir tampak antusias menyimak penyampaian materi tersebut. Melalui kultum ini, diharapkan para anggota majelis taklim dapat makin terpacu untuk terus memperbanyak amalan yang bernilai panjang dan membawa keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Senin, 17 Agustus 2026

Perkokoh Sinergi Keagamaan, Penyuluh KUA Gondomanan Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Kanwil Kemenag DIY


YOGYAKARTA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY berlangsung dengan penuh khidmat pada Senin (17/8/2026). Di antara barisan peserta yang memadati halaman Kanwil Kemenag DIY, hadir dua Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan, yakni Astuti, S.H.I. dan Samlawi Ersyad, S.Ag. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata komitmen aparatur Kemenag dalam merawat semangat nasionalisme sekaligus mengukuhkan nilai-nilai kebangsaan.

Sepanjang pelaksanaan upacara yang dimulai sejak pagi hari, kedua penyuluh tersebut tampak berbaris rapi bersama jajaran ASN dan pegiat keagamaan dari berbagai satuan kerja se-DIY. Dengan balutan busana resmi dan semangat kemerdekaan, Astuti dan Samlawi Ersyad mengikuti setiap tahapan prosesi, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih hingga mengheningkan cipta. Kehadiran aktif delegasi KUA Gondomanan ini mencerminkan soliditas internal Kementerian Agama dalam mengawal kerukunan beragama di wilayah Yogyakarta.

Bagi para penyuluh agama, momentum peringatan kemerdekaan tingkat wilayah ini tidak sekadar agenda rutin protokoler, melainkan sarana penguat spiritualitas dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui keikutsertaan dalam upacara ini, pesan-pesan persatuan dan moderasi beragama diharapkan dapat makin kuat digaungkan dalam tugas pembinaan masyarakat sehari-hari di wilayah Kemantren Gondomanan. Upacara pun ditutup dengan tertib, menyisakan semangat membara untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.


KUA Gondomanan Unjuk Khidmat di Upacara HUT ke-81 RI, Penyuluh Agama Pimpin Doa Kebangsaan



YOGYAKARTA — Jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan menunjukkan semangat kebangsaan yang tinggi dengan menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kemantren Gondomanan, Senin (17/8/2026). Berlokasi di halaman SD Pangudi Luhur Yogyakarta, kehadiran lembaga keagamaan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., bersama jajaran pegawai. Kehadiran seluruh elemen masyarakat dan instansi lintas sektor ini mempertegas soliditas warga Gondomanan dalam mengawal kerukunan dan memperingati kemerdekaan secara khidmat.

Dalam jajaran rombongan KUA Gondomanan, Mahmudi didampingi oleh lima orang staf serta Penyuluh Agama Islam, Achmad Muslih, S.Hum. Kehadiran penuh tim KUA ini tidak hanya sekadar memenuhi undangan protokoler, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menjaga sinergi antara instansi keagamaan dan pemerintah wilayah. Jalannya upacara berlangsung tertib dengan memadukan unsur kebangsaan yang kental di kawasan cagar budaya yang kaya akan nilai sejarah tersebut.

Momen puncaknya terjadi saat Achmad Muslih, S.Hum., dipercaya memimpin pembacaan doa dalam rangkaian upacara tersebut. Dengan untaian doa yang mendalam dan puitis, Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan tersebut mengajak seluruh peserta upacara memohon keberkahan, kedamaian, serta kemajuan bagi bangsa Indonesia di usia yang ke-81 tahun. Pembacaan doa yang berlangsung penuh kekhusyukan tersebut sukses menutup prosesi upacara dengan suasana spiritual yang menyatukan seluruh elemen peserta.


Jumat, 14 Agustus 2026

Kepala KUA Gondomanan Pimpin Doa pada Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026


 

Yogyakarta — Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., memimpin pembacaan doa pada Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Kodim 0734/Yogyakarta, Kamis (13/8/2026), diTK ABA Ratmakan Yogyakarta. Kehadiran Kepala KUA Gondomanan sebagai pemimpin doa menjadi bagian dari rangkaian acara resmi yang berlangsung khidmat, sekaligus memohon keberkahan atas terlaksananya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Upacara penutupan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Yogyakarta bersama Komandan Kodim 0734/Yogyakarta serta dihadiri unsur Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat. Momentum ini juga ditandai dengan peresmian hasil pembangunan fisik yang telah dilaksanakan melalui program TMMD sebagai wujud sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui pembacaan doa, Kepala KUA Gondomanan mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri keberhasilan pelaksanaan TMMD sekaligus memohon agar hasil pembangunan yang telah diwujudkan membawa manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Partisipasi KUA Gondomanan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan berdaya guna.

Kamis, 13 Agustus 2026

Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Penyuluh KUA Gondomanan Ikuti Gladi Upacara Tingkat Kemantren



YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum, mengikuti gladi kotor dan gladi bersih sebagai bagian dari persiapan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kemantren Gondomanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di SD Pangudi Luhur, dan diikuti oleh seluruh petugas upacara dari berbagai unsur instansi di wilayah Kemantren Gondomanan.

Dalam pelaksanaan gladi, seluruh rangkaian upacara disimulasikan secara menyeluruh guna memastikan kesiapan setiap petugas sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Pada kesempatan tersebut, KUA Gondomanan mendapat kepercayaan sebagai petugas pembaca doa, yang diemban oleh Achmad Muslih, S.Hum. Gladi berlangsung dengan tertib dan lancar sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan.



Keikutsertaan KUA Gondomanan dalam persiapan upacara menjadi wujud partisipasi aktif dalam mendukung agenda kenegaraan sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi di lingkungan Kemantren Gondomanan. Diharapkan, melalui persiapan yang matang, pelaksanaan Upacara HUT RI ke-81 dapat berlangsung khidmat, tertib, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan persatuan di tengah masyarakat.

Semarak HUT RI ke-81, Penyuluh dan Staf KUA Gondomanan Meriahkan Lomba Kebersamaan di Kemenag Kota Yogyakarta



YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penyuluh agama dan staf Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta tersebut diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag Kota Yogyakarta sebagai ajang mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan.

Beragam perlombaan yang digelar menghadirkan suasana penuh semangat dan keceriaan, di antaranya estafet bola pingpong, estafet air, makan kerupuk, serta lomba karaoke. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kekompakan, dan semangat gotong royong. Gelak tawa dan sorak sorai mewarnai jalannya perlombaan, menciptakan atmosfer yang hangat dan penuh keakraban antarpegawai.

Keikutsertaan penyuluh agama dan staf KUA Gondomanan menjadi wujud dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat soliditas keluarga besar Kementerian Agama. Melalui kegiatan yang dikemas secara sederhana namun sarat makna ini, diharapkan terbangun semangat persatuan, kolaborasi, serta motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai nilai-nilai ASN BerAKHLAK dan semangat kebangsaan.

Rabu, 12 Agustus 2026

Meneguhkan Cinta Al-Qur'an, KUA Gondomanan Hadir Membina Jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Suhartanto, S.Ag. dan Samlawi Ersyad, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan Al-Qur'an bagi jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Ikhlas ini diikuti dengan antusias oleh para peserta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid yang benar.

Dalam bimbingan tersebut, para penyuluh memberikan pendampingan membaca Al-Qur'an secara langsung dengan metode talaqqi, memperbaiki makharijul huruf, hukum tajwid, serta kelancaran bacaan peserta. Selain membimbing praktik membaca Al-Qur'an, penyuluh juga memberikan motivasi agar jamaah senantiasa istiqamah dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan sumber ketenangan hati.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Gondomanan dalam memperkuat pembinaan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat melalui program bimbingan Al-Qur'an yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Diharapkan, melalui pendampingan yang rutin, kemampuan membaca Al-Qur'an masyarakat semakin meningkat sehingga nilai-nilai Al-Qur'an dapat dipahami, diamalkan, dan menjadi landasan dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

KUA Gondomanan Ambil Bagian dalam Aksi Ekoteologi, Wujudkan Kepedulian Lingkungan di Bantaran Kali Gajah Wong


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., bersama para Penyuluh Agama Islam dan seluruh staf KUA Gondomanan mengikuti kegiatan implementasi Ekoteologi Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Tahun 2026 yang digelar pada Rabu (12/8/2026) di bantaran Kali Gajah Wong, Taman Legawong, Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti oleh ASN Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dan ASN KUA se-Kota Yogyakarta.

Rangkaian kegiatan meliputi resik kali, tabur benih ikan, dan penanaman bibit pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Aksi kolaboratif ini merupakan implementasi program Ekoteologi Kementerian Agama, yang mengajak seluruh insan Kementerian Agama untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab menjaga dan merawat alam sebagai amanah Tuhan. Selain memperbaiki kualitas lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antarpegawai.

Mahmudi, S.Ag. menyampaikan bahwa partisipasi KUA Gondomanan dalam kegiatan tersebut merupakan komitmen untuk mendukung program prioritas Kementerian Agama sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan kerja dan masyarakat. Melalui aksi sederhana namun berdampak ini, diharapkan semangat ekoteologi tidak hanya menjadi konsep, tetapi juga terwujud dalam tindakan nyata yang berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang bersih, hijau, dan lestari bagi generasi mendatang.

Selasa, 11 Agustus 2026

Penyuluh Agama Islam Gondomanan Hadiri Rapat Kerja PD IPARI Kota Yogyakarta Tahun 2026


 

​YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) – Penyuluh Agama Islam Kemantren Gondomanan, Astuti, S.H.I., menghadiri Rapat Kerja (Raker) Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kota Yogyakarta Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta.  

​Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Kemenag, dan Mars IPARI, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua PD IPARI Kota Yogyakarta, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., serta pembacaan doa. Sesi inti Raker yang dipimpin langsung oleh Ketua IPARI berfokus pada penyusunan rencana strategis dan penguatan peran penyuluh agama lintas fungsi di wilayah Kota Yogyakarta.  

​Kehadiran Astuti, S.H.I. yang juga menjabat sebagai anggota Bidang Sosial, Seni, dan Budaya PD IPARI Kota Yogyakarta menegaskan komitmen Penyuluh Agama Islam Gondomanan untuk terus aktif bersinergi dan berkontribusi dalam menjalankan program-program keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Khataman Al-Qur'an Jadi Momentum Syukur, Penyuluh KUA Gondomanan Sampaikan Keutamaan Membaca Kalam Ilahi


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., memberikan kultum pada kegiatan Majelis Taklim Muttaqien di Masjid Muttaqien Pasar Beringharjo, Selasa (11/8/2026). Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema keutamaan membaca Al-Qur'an serta pahala bagi orang yang istiqamah hingga mengkhatamkan bacaan Al-Qur'an, sebagai motivasi bagi jamaah untuk semakin mencintai dan membiasakan interaksi dengan kitab suci dalam kehidupan sehari-hari.

Achmad Muslih menyampaikan bahwa setiap huruf Al-Qur'an yang dibaca bernilai pahala, sementara mengkhatamkan Al-Qur'an merupakan amalan mulia yang menunjukkan ketekunan, kesabaran, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Beliau juga mengajak jamaah agar tidak berhenti setelah khatam, melainkan terus mengulang bacaan, mentadabburi maknanya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan. Suasana majelis semakin khidmat dan penuh rasa syukur karena pada kesempatan tersebut dua orang jamaah menggelar syukuran khataman Al-Qur'an sebagai ungkapan terima kasih atas nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan KUA Gondomanan melalui sinergi bersama majelis taklim di wilayah binaan. Melalui kegiatan rutin seperti ini, KUA Gondomanan terus berkomitmen memperkuat budaya literasi Al-Qur'an di tengah masyarakat, sehingga semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan umat.

Lentera Madhu KUA Gondomanan Ajak Jamaah Meneladani Perjalanan Hidup Nabi Yusuf melalui Tadabbur Al-Qur'an


 YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., melaksanakan kegiatan Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Masjid Al Muhsin. Kegiatan yang merupakan salah satu program bimbingan dan penyuluhan KUA Gondomanan ini diikuti oleh jamaah sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Achmad Muslih mengajak jamaah mentadaburi fase-fase kehidupan Nabi Yusuf AS sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur'an. Beliau menjelaskan bahwa perjalanan Nabi Yusuf dimulai dari sumur, kemudian memasuki istana, dilanjutkan dengan ujian di penjara, sebelum akhirnya Allah SWT mengangkat derajat beliau sebagai pemimpin yang mulia. Rangkaian ujian tersebut menjadi pelajaran bahwa setiap proses kehidupan memiliki hikmah, dan kesabaran serta keimanan akan mengantarkan seseorang pada pertolongan Allah. Puncak perjalanan itu menjadi bukti terwujudnya mimpi Nabi Yusuf sebagaimana termaktub dalam Surah Yusuf ayat 4.

Melalui program Lentera Madhu, KUA Gondomanan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang relevan, inspiratif, dan membumi bagi masyarakat. Diharapkan, nilai-nilai keteladanan Nabi Yusuf AS dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk tetap teguh menghadapi setiap ujian kehidupan, meyakini bahwa setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari rencana terbaik Allah SWT menuju kehidupan yang lebih baik.

Senin, 10 Agustus 2026

Penyuluh Agama KUA Gondomanan Perkuat Literasi Al-Qur'an Siswa SDN Sayidan Melalui Bimbingan Intensif


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan Bimbingan Al-Qur'an bagi siswa SDN Sayidan pada Senin (10/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan baca tulis Al-Qur'an yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid.

Bimbingan dilaksanakan secara langsung dalam kelompok-kelompok kecil sehingga setiap siswa memperoleh pendampingan yang lebih optimal sesuai kemampuan masing-masing. Para penyuluh memberikan pembelajaran mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, kelancaran membaca, hingga pembenahan makharijul huruf dan tajwid. Metode pembelajaran yang komunikatif dan interaktif diterapkan agar peserta didik lebih mudah memahami materi serta termotivasi untuk terus belajar.

Melalui kegiatan ini, KUA Gondomanan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan literasi keagamaan di lingkungan sekolah. Sinergi antara KUA Gondomanan dan SDN Sayidan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cakap membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal membangun akhlak mulia dan karakter yang berintegritas.

Semarak HUT Ke-81 RI, Seluruh Pegawai KUA Gondomanan Gotong Royong Percantik Kantor dengan Nuansa Merah Putih


 

YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, seluruh pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan menghias lingkungan kantor dengan ornamen bernuansa merah putih pada Senin (10/8/2026). Kegiatan dilakukan secara gotong royong sebagai wujud partisipasi aktif dalam menyambut bulan kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan kerja.

Berbagai dekorasi, seperti umbul-umbul, bendera Merah Putih, dan hiasan tematik kemerdekaan dipasang di area pelayanan dan halaman kantor. Selain mempercantik tampilan kantor, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan suasana yang lebih semarak, nyaman, dan membangkitkan semangat kebangsaan bagi pegawai maupun masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan di KUA Gondomanan.

Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., mengapresiasi kekompakan seluruh jajaran dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan para pegawai merupakan implementasi nilai persatuan yang menjadi ruh peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui momentum HUT RI ke-81, KUA Gondomanan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan berkualitas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

KUA Gondomanan Raih Juara III Layanan KUA Triwulan II, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Nikah


YOGYAKARTA (KUA Gondomanan) — Prestasi membanggakan kembali diraih Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan. Pada apel pagi yang diselenggarakan Senin (10/8/2026), Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menerima Piagam Penghargaan Juara III Layanan KUA Triwulan II Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja KUA Gondomanan dalam penyelenggaraan layanan administrasi nikah, khususnya pada aspek penilaian administrasi nikah, kelengkapan berkas, serta ketertiban administrasi layanan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen KUA Gondomanan dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran pegawai yang secara konsisten menjaga kualitas pelayanan sesuai standar operasional, sekaligus terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan administrasi dan layanan kepada masyarakat.

Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas, serta mewujudkan pelayanan KUA yang semakin cepat, tepat, transparan, dan terpercaya sesuai semangat reformasi birokrasi Kementerian Agama.

Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral KUA Gondomanan dan Koramil Gondomanan dalam Akselerasi Bimbingan Masyarakat



Dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektoral pada bidang pembinaan dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan melaksanakan koordinasi bersama Koramil Gondomanan pada Kamis, 10 Agustus 2026, bertempat di Ruang Kepala KUA Gondomanan. Kegiatan dihadiri oleh Kepala KUA Gondomanan Mahmudi, S.Ag, Babinsa Gondomanan Untung Mursianto, serta Penyuluh Agama Islam Suhartanto, S.Ag, Astuti, S.H.I, dan Samlawi Ersyad, S.Ag.

Pertemuan membahas Akselerasi Bimbingan Masyarakat melalui penguatan kolaborasi antara KUA dan Koramil Gondomanan. Fokus pembahasan meliputi peningkatan sinergitas dalam pelaksanaan program pembinaan keagamaan, penguatan moderasi beragama, pembinaan karakter masyarakat, serta upaya menjaga kerukunan dan ketahanan sosial di wilayah Kemantren Gondomanan. Koordinasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan bimbingan masyarakat melalui keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

Melalui koordinasi tersebut, KUA Gondomanan dan Koramil Gondomanan berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang intensif serta memperkuat kerja sama dalam mendukung program-program pembinaan masyarakat. Sinergi lintas sektoral ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi terciptanya masyarakat Gondomanan yang harmonis, religius, dan berdaya.