YOGYAKARTA — Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diperingati setiap 22 Oktober, Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan berpartisipasi aktif dalam kegiatan aksi reresik sungai di kawasan Kali Code, Jumat (16/10/2026). Kegiatan pelestarian lingkungan yang diinisiasi oleh Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta ini dipusatkan di Taman Perwira Kali Code, Kelurahan Prawirodirjan. Mengusung semangat "Santri Merawat Bumi, Menjaga Lingkungan Berkelanjutan", agenda ini menjadi wujud nyata implementasi konsep ekoteologi—yakni pengamalan nilai-nilai keimanan yang diejawantahkan secara langsung melalui kepedulian terhadap kelestarian alam sekitar.
Kepala KUA Gondomanan, Mahmudi, S.Ag., memimpin langsung keterlibatan staf beserta jajarannya dengan turun langsung menyusuri bantaran sungai untuk memungut serta memilah sampah. Aksi bersih sungai ini diikuti secara serentak dan kolaboratif oleh seluruh Kepala KUA beserta aparatur sipil negara (ASN) dari KUA se-Kota Yogyakarta. Sinergi ini mencerminkan komitmen kelembagaan Kemenag tidak hanya dalam pelayanan administrasi keagamaan, melainkan juga dalam keteladanan sosial dan tanggung jawab ekologis di tengah masyarakat perkotaan.
Mahmudi menegaskan bahwa sungai yang bersih dan sehat merupakan cerminan dari hati yang jernih serta cerminan kesalehan spiritual yang terpadu dengan kesalehan sosial. Melalui langkah konkret pembersihan Kali Code ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif baik di kalangan santri, aparatur pemerintah, maupun masyarakat luas untuk terus merawat aliran air dan lingkungan hidup secara berkelanjutan. Momentum Hari Santri 2026 ini pun menjadi pengingat strategis bahwa menjaga keasrian bumi adalah bagian tak terpisahkan dari tugas moral keagamaan.




