Achmad Muslih, S.Hum: Penyuluh Agama Islam KUA Gondomanan
Khutbah Pertama
الْحَمْدُ للهِ. الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالتَّقْوَى
وَالْعَفَافِ وَالْإِسْتِقَامَةِ، وَنَهَانَا عَنِ الْإِرْتِكَابِ الْفَوَاحِشِ
وَالْمُنْكَرِ, وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ
لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ
صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا
بَعْدُ, فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا
تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي
الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ
اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا النَّاسَ جَمِيْعًا
ۗوَلَقَدْ جَاۤءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنٰتِ ثُمَّ اِنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ
بَعْدَ ذٰلِكَ فِى الْاَرْضِ لَمُسْرِفُوْنَ
Jamaah Jumat
yang dirahmati Allah,
Marilah kita
tingkatkan takwa kepada Allah SWT. Takwa bukan sekadar rukuk dan sujud,
melainkan sejauh mana kita mampu menebar manfaat bagi sesama makhluk-Nya.
Hari ini,
tanggal 8 Mei 2026, dunia memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit
Merah Internasional. Momen ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan
pengingat bagi kita tentang nilai universal yang dijunjung tinggi Islam: Kemanusiaan.
Ma’asyiral
Muslimin,
Dunia kita hari
ini tidak sedang baik-baik saja. Konflik bersenjata, krisis iklim yang memicu
bencana alam, hingga ketimpangan ekonomi membuat jutaan manusia kehilangan
rumah, kesehatan, dan harapan. Di sinilah peran relawan kemanusiaan—termasuk
Bulan Sabit Merah—menjadi garda terdepan.
Islam sangat
menekankan bahwa menyelamatkan satu nyawa manusia setara dengan menyelamatkan
seluruh umat manusia. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ma'idah ayat 32:
وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا النَّاسَ جَمِيْعًا ۗ
"...Dan
barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia
telah memelihara kehidupan manusia semuanya..."
Ayat ini adalah
Piagam Kemanusiaan yang luar biasa. Islam tidak bertanya apa agama orang
yang sedang sekarat, apa sukunya, atau apa pilihan politiknya. Saat seseorang
menderita, kewajiban kita adalah menolongnya.
Hadirin yang
dimuliakan Allah,
Prinsip dasar
gerakan kemanusiaan seperti Kenetralan dan Kemandirian sejalan
dengan sifat mukmin yang sejati. Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ
النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
"Sebaik-baik manusia
adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain." (HR. Ahmad)
Membantu sesama
tidak harus menunggu kita menjadi kaya atau bergabung dengan organisasi besar.
Kita bisa memulainya dengan:
1. Mendonorkan
darah:
Setetes darah kita adalah napas bagi orang lain.
2. Kepedulian
sosial:
Peka terhadap tetangga yang sakit atau kesulitan.
3. Mendukung
lembaga kemanusiaan: Memberi dukungan moral maupun material bagi mereka yang bertaruh
nyawa di daerah konflik dan bencana.
Jangan sampai
hati kita mati rasa. Di era digital ini, jangan hanya menjadi penonton
penderitaan orang lain lewat layar ponsel. Jadilah bagian dari solusi, sekecil
apa pun itu.
Sebagai
penutup, mari kita renungkan bahwa setiap tindakan kemanusiaan yang kita
lakukan adalah investasi akhirat. Dalam sebuah Hadits Qudsi, Allah SWT
berfirman bahwa pada hari kiamat Dia akan menegur hamba-Nya:
"Wahai anak Adam, Aku sakit namun engkau tidak
menjenguk-Ku." Hamba bertanya, "Bagaimana aku menjenguk-Mu
sedangkan Engkau Tuhan semesta alam?" Allah menjawab, "Tidakkah
kau tahu hamba-Ku si fulan sakit namun kau tidak menjenguknya? Seandainya kau
menjenguknya, niscaya kau dapati Aku di sisinya." (HR. Muslim)
Ini
adalah tamparan bagi kita jika kita mengaku beriman tapi abai terhadap
penderitaan manusia.
Semoga
Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada para relawan kemanusiaan di
seluruh dunia, khususnya mereka yang bergerak di bawah panji Bulan Sabit Merah,
agar terus konsisten membantu tanpa membedakan. Dan semoga kita digolongkan
sebagai hamba-hamba-Nya yang ringan tangan dalam menolong sesama.
بَارَكَ
اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا
فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ
تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ
الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَيَا
فَوْزَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَيَا نَجَاةَ التَّائِبِيْنَ
Khutbah Kedua
الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَمَرَ عِبَادَهُ بِالْخَيْرِ
وَحَذَّرَهُمْ مِنَ الشَّرِّ، نَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الظَّاهِرَةِ
وَالْبَاطِنَةِ، وَنَسْتَغْفِرُهُ مِنَ الذُّنُوْبِ وَالزَّلَّاتِ، وَنَعُوْذُ
بِاللهِ مِنْ عَمَلٍ لَا يُرْضِيْهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ
وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ. فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ
وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى
اِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ
أٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ
وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا
صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ
وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا
بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ
فِي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللّٰهُمَّ وَارْضَ عَنِ
الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ. وَعَنْ اَصْحَابِ نَبِيِّكَ اَجْمَعِيْنَ.
وَالتَّابِعِبْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَتَابِعِهِمْ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللّٰهُمَّ
اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ.
اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ
وَالْاَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا
اِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا
رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي
الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ
بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَر.ِ
يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ
يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ


