Senin, 20 Oktober 2025

PAI KUA Gondomanan Jelaskan Godaan Makhluk dalam Lentera Madhu Masjid Taqarruba

 

Yogyakarta – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum, kembali mengisi kegiatan rutin Lentera Madhu (Madrasah Dhuhur) di Masjid Taqarruba pada Senin, 20 Oktober 2025. Di hadapan jamaah, beliau menyampaikan materi penting dari kitab monumental Imam Al-Ghazali, Minhajul Abidin, mengenai godaan kedua yang harus dihadapi oleh seorang hamba untuk mencapai kesempurnaan.

Dalam penyampaiannya, Achmad Muslih, S.Hum menjelaskan bahwa godaan kedua yang paling berat setelah godaan dunia adalah godaan makhluk (manusia). Menurut Imam Al-Ghazali, interaksi yang berlebihan atau tidak bermanfaat dengan sesama manusia dapat mengalihkan fokus seorang hamba dari ketaatan kepada Allah SWT. Godaan ini muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari pujian yang menyesatkan, celaan yang melemahkan semangat, hingga perdebatan yang menghabiskan waktu tanpa guna.

Untuk menghadapi godaan makhluk ini, PAI KUA Gondomanan tersebut menekankan solusi yang disarankan oleh Imam Al-Ghazali, yakni dengan mengamalkan konsep 'uzlah atau menyendiri.

"Uzlah di sini bukan berarti menjauhi masyarakat secara total, melainkan membatasi diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat, menjaga lisan dari pembicaraan sia-sia, dan mengarahkan hati hanya kepada Allah," jelas Achmad Muslih. "Intinya adalah menyendiri dari pergaulan yang bisa merusak amal dan memalingkan hati dari tujuan utama kita, yaitu menjadi hamba yang sempurna."

0 Comments:

Posting Komentar