Sabtu, 28 Februari 2026

Perkuat Ketahanan Generasi Muda, KUA Gondomanan Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS)

 


YOGYAKARTA – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan terus menunjukkan komitmennya dalam membentengi moralitas generasi muda. Sebagai langkah konkret pasca-peluncuran program unggulan The Most KUA Move For Sakinah Maslahat, KUA Gondomanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Masjid Al-Makmur pada Jumat, 27 Februari 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam fungsional KUA Gondomanan, Suhartanto, S.Ag., sebagai narasumber utama. Di hadapan puluhan remaja, Suhartanto menekankan pentingnya manajemen diri dan kesadaran akan risiko pergaulan bebas serta pernikahan dini yang kerap mengintai usia sekolah.

Transformasi Layanan melalui "KUA Move"

Kegiatan BRUS kali ini bukan sekadar agenda rutin. Menurut Suhartanto, inisiatif ini merupakan tindak lanjut langsung dari gerakan "The Most KUA Move For Sakinah Maslahat". Program ini dirancang untuk mentransformasi peran KUA agar tidak hanya melayani urusan administratif pernikahan, tetapi juga aktif melakukan preventif sosial di tengah masyarakat.

"Remaja adalah pilar masa depan. Melalui BRUS, kita ingin memastikan mereka memiliki bekal mental dan spiritual yang cukup untuk menghadapi tantangan zaman. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita mewujudkan keluarga sakinah yang maslahat sejak dini," ujar Suhartanto di sela-sela kegiatan.

Materi yang Relevan dan Dialogis

Dalam sesi bimbingan tersebut, materi disampaikan secara interaktif. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Literasi Pranikah: Memberikan pemahaman bahwa pernikahan memerlukan kematangan mental, ekonomi, dan fisik.

  • Self-Awareness: Mengajak remaja mengenali potensi diri agar terhindar dari perilaku negatif.

  • Moderasi Beragama: Menanamkan nilai-nilai agama yang inklusif dan menyejukkan.

Pemilihan Masjid Al-Makmur sebagai lokasi kegiatan juga bertujuan untuk mendekatkan figur remaja dengan rumah ibadah, menjadikannya pusat edukasi yang nyaman dan inklusif bagi pelajar di wilayah Gondomanan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KUA Gondomanan berharap angka problematika remaja di wilayah tersebut dapat ditekan, sekaligus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Selasa, 17 Februari 2026

Perkuat Sinergi dan Spiritualitas, Kepala KUA Gondomanan Hadiri Subuh Berjamaah Sambut Ramadhan 1447 H


Kepala KUA Gondomanan Yogyakarta, Mahmudi, S.Ag., menghadiri kegiatan Subuh Berjamaah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 04.15–05.30 WIB. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kodim 0734/Kota Yogyakarta tersebut bertempat di Masjid Siti Djirzanah, Jl. Margo Mulyo No. 25, Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta. Sekitar 100 jamaah hadir, terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah wilayah, tokoh agama, serta masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Kasdim 0734/Kota Yogyakarta, unsur Forkopimtren Gondomanan, tokoh masyarakat, serta Kapolsek Gondomanan beserta jajaran. Rangkaian acara meliputi Sholat Subuh berjamaah, sambutan Dandim, tausiah Ramadhan bertema “Hikmah Ramadhan dan Kesiapan Spiritual Dalam Mengemban Tugas”, foto bersama, serta sarapan pagi bersama. Dalam sambutannya, Dandim menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas ibadah dan pelaksanaan tugas, serta komitmen menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadhan.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat silaturahmi antara aparat dan masyarakat menjelang Ramadhan. Partisipasi aktif berbagai unsur, termasuk kepolisian dan tokoh agama, mencerminkan sinergitas yang solid dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga suasana Ramadhan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

 

Senin, 16 Februari 2026

Sinergi dan Kepedulian, KUA Gondomanan Sukseskan Geber BBM 2026 di Dua Masjid Bersejarah


Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid (Geber BBM) yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta telah sukses dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat instruksi resmi terkait Program Bersih-Bersih Masjid (BBM) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kota Yogyakarta sebagai bentuk penguatan kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah.

Di tingkat kemantren, KUA Gondomanan Yogyakarta menggelar aksi bersih-bersih di Masjid Darussalam Ngupasan dan Masjid Fathul Bayan Prawirodirjan. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala KUA, para penyuluh agama, serta seluruh staf KUA Gondomanan yang secara gotong royong membersihkan area dalam dan luar masjid demi menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.

Pelaksanaan Geber BBM ini tidak hanya menjadi bentuk implementasi instruksi pimpinan, tetapi juga wujud komitmen KUA Gondomanan dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan pelayanan prima kembali ditegaskan sebagai bagian dari penguatan peran KUA dalam membina kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Kamis, 05 Februari 2026

Sinergi Dakwah Qur’ani, Bimbingan Al-Qur’an Majelis Taklim Muttaqien Pasar Beringharjo Kembali Digelar



 


YOGYAKARTA — Kegiatan bimbingan Al-Qur’an Majelis Taklim Muttaqien Pasar Beringharjo kembali terlaksana pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Penyuluh Agama KUA Kemantren Gondomanan sebagai bagian dari penguatan pembinaan keagamaan bagi jamaah masjid, khususnya warga sekitar dan para pedagang pasar Beringharjo yang secara rutin mengikuti majelis taklim.

Pada kesempatan tersebut, program unggulan hari Kamis berupa murottal Al-Qur’an dengan irama Rost (Roos) dipimpin oleh Ustadz Ngaliman, S.Ag. Sementara itu, jamaah yang masih dalam tahap pembelajaran Iqra’ mendapatkan pendampingan intensif dari para penyuluh agama lainnya, yakni Samlawi Ersyad, S.Ag., Achmad Muslih, S.Hum., serta Suhartanto, S.Ag. Bimbingan Al-Qur’an juga difokuskan kepada jamaah bapak-bapak guna meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an secara tartil dan berkelanjutan.

Kegiatan ini terwujud melalui kerja sama yang baik antara KUA Kemantren Gondomanan dengan Takmir Masjid Muttaqien Pasar Beringharjo. Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang inklusif, membumi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya komunitas pasar, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin hidup dalam keseharian jamaah.



Rabu, 04 Februari 2026

Pendekatan Edukatif-Emosional dalam Bimbingan Puasa bagi Lansia di RPSLUT Budhi Dharma


Yogyakarta – Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondomanan melaksanakan kegiatan bimbingan keagamaan bagi warga lanjut usia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Terlantar (RPSLUT) Budhi Dharma, Giwangan, pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan lansia binaan dan dilaksanakan oleh tim penyuluh yang terdiri dari Astuti, S.H.I., Suhartanto, S.Ag., dan Samlawi Ersyad, S.Ag., sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman keagamaan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan psikososial lansia.

Bimbingan keagamaan tersebut mengusung tema persiapan ibadah puasa dengan metode Dongeng Ceria, sebagai alternatif pendekatan edukatif yang adaptif terhadap karakteristik peserta lanjut usia. Metode ini dipilih untuk mengintegrasikan penyampaian nilai-nilai keislaman dengan unsur hiburan yang mampu menumbuhkan suasana pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, serta ramah bagi kondisi fisik dan psikologis lansia.

Melalui cerita-cerita bermuatan nilai religius yang disampaikan secara komunikatif dan diselingi humor, para penyuluh menyampaikan materi terkait makna puasa, kesiapan spiritual, kesehatan dalam beribadah, serta keringanan syariat bagi lansia. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga menghadirkan keceriaan dan interaksi emosional yang positif, sehingga bimbingan keagamaan menjadi sarana pemberdayaan spiritual yang humanis dan bermartabat bagi warga lanjut usia.

Peran Penyuluh Agama dalam Perencanaan Pembangunan Partisipatif Kemantren Gondomanan


Penyuluh Agama KUA Kemantren Gondomanan, Achmad Muslih, S.Hum., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kemantren Gondomanan yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan forum perencanaan pembangunan tahunan yang bersifat partisipatif dan strategis, bertujuan untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Musrenbang tersebut diselenggarakan di Hotel 101 Style, Jalan Gajah Mada No. 30, Pakualaman, Yogyakarta.

Musrenbang Kemantren Gondomanan berfungsi sebagai ruang dialog antara pemerintah, pemangku kebijakan, dan masyarakat dalam rangka mengidentifikasi prioritas kebutuhan anggaran serta program pembangunan yang akan dilaksanakan. Forum ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi dan kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, guna memastikan keterpaduan kebijakan serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan di tingkat wilayah.



Partisipasi Penyuluh Agama KUA dalam Musrenbang tersebut mencerminkan komitmen institusional KUA dalam mendukung pembangunan sosial keagamaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Melalui perencanaan yang terintegrasi dan kerja sama lintas sektor, diharapkan setiap program pembangunan ke depan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan di wilayah Kemantren Gondomanan.